IMO Indonesia Tegaskan! Oknum Perwira Kepolisian Jangan ‘ Arogan ‘ Dengan Wartawan

0
99

PEKANBARU — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online Indonesia (IMO-INDONESIA) Provinsi Riau Saudara Hondro menyayangkan sikap arogansi AKBP Wawan Setiawan yang dinilai menonjolkan sifat-sifat emosional.

Jumat(13/9), S.Hondro bersama anggotanya melakukan kunjungan silaturahmi serta memenuhi undangan konfirmasi pemberitaan ke Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Perbincangan yang akrab dan hangat pun terjalin antara Fahmizal, Kepala Dinas Pariwisata dengan Saudara Hondro. Namun sangat disesalkan ditengah konfirmasi terjadi keributan antara S.Hondro dengan Kabid Gakkum AKBP Wawan Setiawan yang pada kesempatan itu juga sedang berada ditempat.

S.Hondro hanya mengingatkan agar Fahmizal untuk tidak menyebut/membawa nama aparat kepolisian. Lalu wawan menyanggah pembicaraan dengan nada keras dan emosi tidak karuan.

“Kamu diam, saya tidak ada urusan dengan kamu” kata wawan membentak anggota S.Hondro saat terjadi adu mulut.

“Saya dari Polda, Kenapa?,,Mau foto?,foto saja saya!” ungkapnya lagi penuh kesombongan.

Niat menjaga marwah Institusi Kepolisian, Agar tidak sembarang “menjual nama” Aparat Kepolisian, S.Hondro mengaku kecewa atas sikap Wawan selaku aparat penegak hukum itu justru dapat mencoreng institusi di mata publik.

“Seharusnya dia polisi itu pengayom, pelindung masyarakat, sehingga perilaku dan tindakan dia harus betul-betul pada norma etik” tegas S.Hondro.

Ketika di konfirmasi awak media lewat whatsapp terkait insiden tersebut ke wawan dengan arogansi menjawab ” gak ada ribut, silahkan tanyakan ke Pak kadis aja” cetusnya.

Disisi lain, Yudha Saputra , Ketua DPW IMO Indonesia Propinsi Lampung saat di mintai pendapatnya oleh awak media mengatakan, ini sebuah wanprestasi seharus nya beliau ( AKBP Wawan, red ) tau bahwa insan pers itu mitra strategis dan mempunyai hak dalam menyelenggarakan tatakelola bernegara, jadi tak selayaknya hal tersebut dilakukan.

BACA JUGA:  Alinda Bukhori, Harapkan Acara Seperti 'Jurnalis Melawan Korupsi' Bisa Selalu Diadakan

” Ini preseden buruk , jika tidak cepat di anulir ini bisa mencoreng nama baik serta jalinan kemitraan yang telah terjalin antara insan pers dengan Kapolri apalagi kita semua tau ayahanda Kapolri itu berasal sari dunia jurnalistik , harus cepat diselesaikan jangan di anggap remeh .” Tegas Jurnalis yang juga pemilik media hukum dan Ketua DPW IMO Indonesia Lampung ini.

( Red / Fufu / IMO Indonesia )

Facebook Comments