Kepala BPK Provinsi Lampung Warning Kepala Daerah Tidak Berikan Imbalan Kepada Tim dan Petugas Pemeriksa

0
22

Bandar Lampung – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali akan melakukan pemeriksaan laporan keuangan yang akan dilaksanakan dalam dua periode waktu. Karena BPK juga mengingatkan pemerintah daerah dan instansi jangan memberikan imbalan kepada petugas atau Tim audit yang melakukan pemeriksaan.

“Para kepala daerah jangan sampai memberikan imbalan kepada tim yang melakukan pemeriksaan. Kami berharap bapak atau ibu tidak menawarkan apapun kepada tim kami. Karena mereka akan menerima sanksi, bukan hanya satu tetapi dua. Pertama pelanggaran kode etik dan hukuman disiplin PNS. Kami hanya menilai, apapun nilainya itu hasil kerja keras dari bapak ibu,” kata Kepala BPK Perwakilan Lampung, Andri Yogama saat rapat virtual dengan kepala daerah se-Provinsi Lampung, Rabu 27 Januari 2021.

Menurut Andri, selama 30-35 hari kedepan, BPK akan melakukan pemeriksaan rinci sebelum terbitnya Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 pada pemerintah daerah se Lampung. Pemeriksaan itu akan dimulai hari ini, Rabu 27 Januari 2021. “Nanti secara teknis para ketua tim akan menghubungi bapak/ibu secara terpisah,” kata Andri.

Nantinya, lanjut Andri, pemeriksaan dilakukan secara offline tetapi bisa dijuga online, tergantung kondisi pandemi saat ini. Untuk itu, Andri meminta para kepala daerah menunjuk Liaison Officer (LO) yang kompoten, untuk mendampingi BPK dalam melakukan pemeriksaan. “Kami akan berkunjung secara offline, tetapi apabila ada perkembangan situasi di lapangan yang dapat mempengaruhi kesehatan tim audit, maka pemeriksaan akan dilakukan secara online,” jelasnya. (Red/Rls)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Gubernur Lampung dan PT. ASDP Bahas Percepatan Pengembangan Kawasan Terintegrasi Pariwisata Bakauheni