Pejabat Pemprov Lampung Komitmen Tingkatkan Kinerja

0
18

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Pejabat Pimpinan Tinggi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 16 Februari 2021.

Agenda tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah dalam merealisasikan program masing masing, yang terkait dengan 33 Janji Kerja Gubernur. Ia meminta seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pemerintah Lampung untuk fokus dan mempunyai tekad untuk merealisasikan apa yang dijanjikan dalam Program masing masing.

“Perjanjian kinerja ini mempunyai konsekuensi yang sangat besar bagi setiap Pimpinan. Karena melalui perjanjian ini dapat dilakukan penilaian terhadap kinerja Saudara. Dan dapat dijadikan dasar dalam memberikan penghargaan (reward) ataupun hukuman (punishment),” kata Wagub Chusnunia.

Ia mengatakan seluruh pejabat dalam organiasi berkontribusi mengimplementasikan perjanjian kinerja yang ditandatangani ini. Sebab akan menentukan kiprah kinerja perangkat daerah yang dipimpin dalam rangka mewujudkan visi Gubernur dan Wakil Gubernur yaitu Lampung Berjaya. Meskipun penilaian kinerja hanya hal teknis dan penghargaan bukan hal utama yang dicari tapi tidak ada salahnya standar-standar penentuan dalam penilaian itu turut dipenuhi untuk bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang dipercayakan dan tanggung jawabnya.

“Semua itu menggunakan anggaran sesuai dengan rencana yang ditetapkan agar bisa mewujudkan visi Lampung Berjaya,” katanya

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung sebagai Ketua Panitia Pelaksana Acara, Lukman mengatakan kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah. Tujuannya untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparasi dan kinerja aparatur.

“Selain itu menjadi tolok ukur kinerja, dasar evaluasi kinerja aparatur dan sebagai dasar penilaian keberhasilan atau kegagalan pencapaian tujuan serta sasaran organisasi. Juga sebagai dasar pemberian penghargaan dan sanksi,” katanya. (Red/Rls)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Rahmat Mirzani Djausal Anggota DPRD Lampung, Adakan Sosperda Nomor 1 Tahun 2016