Bangga Menjadi Anggota Polri, Perjuangan dan Doa Orang Tua yang Tak Terlupakan

oleh -1953 Dilihat
Teks foto. Komisaris Polisi (Kompol) Imam Suryana SH Kapolsek Liang Anggang Kota Banjarbaru.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Saya merasa sangat bangga menjadi bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kebanggaan ini bukan hanya karena seragam yang saya kenakan, tetapi juga karena perjuangan panjang yang telah saya lalui.

Semua ini berkat doa dan pengorbanan kedua orang tua saya yang kini telah tiada. Walaupun mereka sudah berpulang, perjuangan dan kasih sayang mereka akan selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan, dalam perjalanan karier saya.

Saya memulai perjalanan ini, dari pangkat Sersan Dua Polri, kemudian sekarang diubah menjadi Brigadir Polisi Dua (Bripda), hingga kini dipercaya mengemban amanah sebagai Komisaris Polisi (Kompol).

“Semua pencapaian ini tak lepas dari doa orang tua, dukungan saudara-saudara. Lebih khusus istri dan anak saya serta rekan-rekan kerja yang selalu memberikan semangat,”ungkap Kompol Imam Suryana.

Selama bertugas lanjutnya, saya pernah dipercaya menjadi staf, menjabat sebagai Kasat Lantas, Kabag Ops hingga memimpin sebagai Kapolsek. Dalam setiap langkah pengabdian, saya selalu mengingat pesan orang tua untuk bekerja dengan hati, menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga :   DKUKMTK Balangan dukung keberadaan UMKM berupa coffee shop

Kini, setiap keberhasilan yang saya raih, saya persembahkan untuk kedua orang tua serta keluarga yang saya tercinta yang telah berjuang tanpa lelah demi masa depan saya. Doa dan pengorbanan mereka baik orang tua, saudara dan istri dan anak  tercinta yang selaku mendoakan untuk keselamatan, dalam setiap saya berangkat tugas, adalah cahaya yang selalu menuntun saya dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Setiap penugasan memiliki tantangan dan cerita tersendiri, tetapi semuanya kujalani dengan semangat dan rasa tanggung jawab penuh. Kini, dipercaya memimpin Kapolsek Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Amanah ini akan kupegang teguh demi menjaga keamanan, ketertiban dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Bagi diriku, menjadi Polri bukan hanya sebuah profesi, tetapi panggilan jiwa. Aku akan terus mengabdi, mengawal dan melindungi, seperti pesan terakhir almarhum ayah dan ibu.

“Jadilah polisi yang dicintai masyarakat, bukan ditakuti.”ujar Kompol Iman Suryana. (tim/iniberita).

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.