Cabor Esport SIWO PWI Kalsel Gelar Try Out ke Provinsi Bali

oleh -647 Dilihat
Teks foto. Kontingen esports Kalsel tiba di Bali guna menjalani try out.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Jelang perhelatan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV Kalsel 2024, tim Esport SIWO PWI Kalsel menggelar Uji Tanding ke Kota Denpasar, Bali, Rabu (3/7/2024).

Sebanyak 16 orang kontingen atlet Esport SIWO PWI kalsel, selama tiga hari kedepan akan menjajal kekuatan dari atlet wartawan dari Bali di sejumlah nomor yang diperlombakan dalam Porwanas 2024 mendatang.

Hasil latihan yang telah dilakukan oleh tim Esport SIWO PWI Kalsel selama beberapa bulan belakangan akan di uji menghadapi lawan baru.

Kontingen atlet Siwo PWI Kalsel yang tiba Bali ini pun langsung disambut jajaran SIWO Bali, di Gedung PWI Bali, Jalan Mataram, Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

Ketua Bidang Wartawan Kerjasama Antar Lembaga dan Pemerintah Daerah Nurholis Huda mengatakan bahwa uji tanding yang di lakukan ke Provinsi Bali ini sebagai salah satu persipaan atlet Esport SIWO PWI Kalsel untuk menghadapi Porwanas XIV.

Bahkan menurutnya persiapan yang telah dilakukan terbilang cukup matang, meski ada beberapa hal yang masih perlu di evaluasi guna menghadapi Porwanas mendatang.

Baca Juga :   Layanan Home Care Untuk Masyarakat Balangan Terus Digenjot

“Karena kawan-kawan atlet merupakan wartawan di beberapa daerah berbeda, jadi kita hanya latihan secara online. Untuk itu komunikasi antar pemain harus semakin kita tingkatkan,” ucapnya.

“Melalui try out ini juga saya mengharapkan komunikasi kawan-kawan bisa terjalin dengan baik dan mendapatkan kekompakan yang maksimal,” sambungnya.

Sementara itu, Zepi Al Ayubi, atlet Esport nomor Pro Evolution Soccer (PES) mengaku optimis nomor PES bisa menyumbangkan medali di Porwanas nanti.

Mengingat di ajang Porwanas XIII Malang 2022 lalu, nomor PES berhasil menyumbangkan dua medali, 1 medali Perak di nomor perorangan dan 1 medali perunggu di nomor Co’op.

“Kita optimis PES bisa meraih medali, apalagi kawan-kawan sering berlatih dengan lawan yang lebih kuat,” bebernya.

“Yang perlu kita evaluasi hanya permasalahan mental atlet saja lagi, bagaimana mereka menghadapi lawan yang belum pernah mereka temui, dan bagaimana saat kondisi sedang tertekan,” tandasnya.(mcporwanas).

No More Posts Available.

No more pages to load.