Pemkab HST

DLH HST Soroti Kesadaran Warga Soal Sampah dan Kebersihan Lapangan Dwi Warna

INIBERITA.id, BARABAI – Persoalan sampah di ruang publik kembali menjadi sorotan. Dalam aksi kurve kebersihan dan pungut sampah yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Hulu Sungai Tengah (DLH HST), sebanyak 18,05 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dari kawasan Lapangan Dwi Warna dan sepanjang rute kegiatan, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dengan melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta tenaga kontrak DLH HST.

Para peserta menyisir jalan mulai dari kantor DLH menuju kawasan Lapangan Dwi Warna sambil memungut sampah yang berserakan di sepanjang jalur. Tidak hanya di badan jalan, petugas juga membersihkan sudut-sudut lapangan, area jogging track, hingga sekitar tempat duduk pengunjung yang masih ditemukan dipenuhi sampah.

Kepala DLH HST H Mursyidi melalui Sekretaris DLH HST, Ahmad Syafaat mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi bersih-bersih rutin, tetapi juga bentuk edukasi langsung kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga.

“Total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 18,05 kilogram dari sepanjang rute kegiatan dan kawasan Lapangan Dwi Warna,” ujarnya.

Selain memungut sampah, petugas DLH HST juga berdialog dengan warga serta pedagang sekitar mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mulai membiasakan memilah sampah organik maupun anorganik sejak dari rumah.

Menurut Syafaat, Lapangan Dwi Warna sebagai salah satu ruang publik favorit masyarakat harus dijaga bersama agar tetap bersih dan nyaman digunakan.

“Lapangan Dwi Warna adalah milik bersama, jadi kebersihannya harus dijaga bersama. Kami juga mengajak masyarakat mulai memilah sampah organik dan anorganik dari rumah,” katanya.

DLH HST juga mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah seperti Bank Sampah Murakata, Bank Sampah Urban Dewan, maupun bank sampah lainnya untuk mengurangi volume sampah rumah tangga yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Ia menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan bukan semata tugas petugas kebersihan atau pasukan oranye DLH, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Kebersihan bukan hanya tugas pasukan oranye DLH, melainkan tanggung jawab seluruh warga Bumi Murakata. Bumi kita indah bila kita pilah sampah,” tutupnya. (s3/iniberita)

Share
Tags: Pemkab HST