Headline

Festival Film Australia Perdana di Banjarmasin, “Dangerous Animal” Suguhkan Teror Laut dan Pesan Wisata

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Konsulat Jenderal Australia menggelar pemutaran film dalam rangka Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2026 bertajuk Dangerous Animal di XXI Duta Mall Banjarmasin, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan FSAI yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Banjarmasin.

Film bergenre survival horor tersebut mengisahkan perjuangan seorang peselancar bernama Zephyr yang diculik oleh seorang pembunuh berantai misterius di tengah laut. Alur cerita yang penuh ketegangan dan kejutan sukses menarik perhatian para penonton yang hadir.

Kepala Konsulat Jenderal Australia, Todd Dias, mengatakan pihaknya sangat antusias membawa Festival Sinema Australia Indonesia ke Banjarmasin dan memperkenalkan karya perfilman Australia kepada masyarakat Banua.

“Film survival horor ini menghadirkan ketegangan melalui perjuangan tokoh utama untuk bertahan hidup. Kami sangat senang bisa merayakan Festival Sinema Australia Indonesia di Banjarmasin untuk pertama kalinya bersama para alumni Australia dan masyarakat di sini,” ujarnya.

Todd menegaskan, film tersebut bukan dimaksudkan untuk menakut-nakuti masyarakat mengenai kondisi alam di Australia, melainkan memberikan gambaran tentang kehidupan bawah laut dan destinasi wisata negeri tersebut.

“Film ini bukan untuk menakuti masyarakat tentang Australia. Kita bisa mengambil sisi positifnya, seperti mengenal pariwisata Australia dan memahami kehidupan alam bawah laut di sana,” tambahnya.

Sementara itu, Research Officer and EA, Cindy A. Rachmaningrum, mengaku film tersebut menghadirkan ketegangan di luar ekspektasinya. Menurutnya, banyak plot twist yang membuat penonton terus terbawa suasana sepanjang film berlangsung.

“Kisahnya sangat menegangkan dan penuh kejutan. Selain hiburan, film ini juga memberikan edukasi tentang kondisi alam dan wilayah laut di Australia yang memiliki tingkat bahaya tertentu sehingga tidak bisa digunakan berenang sembarangan,” ungkap Cindy.(silvi/iniberita).

Share
Tags: Banjarmasin