Ratusan Pemuda Dipilih Sebagai Agen Perubahan Lingkungan

oleh -157 Dilihat
Wakil Walikota Banjarmasin H Arifin Noor membuka pelatihan kepedulian lingkungan 100 orang untuk dijadikan agen perubahan lingkungan.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – 100 pemuda dari kecamatan Banjarmasin Timur diberikan pelatihan Kepedulian Lingkungan, oleh Dinas Kebudayaan Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, sebagai agen perubahan lingkungan. Senin (21/03/2022)

Pelatihan ini dibuka oleh Wakil Walikota Banjarmasin H Arifin Noor didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Olahraga Dan Pariwisata, Iwan Fitriadi salah satu hotel berbintang yang di Kota Banjarmasin.

H Arifin Noor mengatakan, kegiatan pelatihan ini untuk membekali dan memotivasi pemuda di Banjarmasin untuk menjadi contoh teladan bagi pemuda lain di lingkungannya.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, pertama dapat menumbuhkan semangat pemuda dalam menghadapi era industri agar dapat menjadi motor penggerak pembangunan, kedua dapat meningkatkan jiwa kepemimpinan daya fikir inovasi dan kreatifitas dalam melanjutkan kepemimpinan Nasional, ketiga menumbuhkan kebanggaan dan cinta tanah air Indonesia,” katanya.

Iwan Fitriadi melalui Kabid Kepemudaan Hj Fatimah Adam mengatakan, pelatihan pemuda dalam lingkungan bertujuan untuk membekali pemuda agar peduli terhadap lingkungan terutama kepedulian lingkungan sosial disekitar tempat tinggal (tetangga).

“Pembekalan pemuda terhadap lingkungan baik itu untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap situasi dan kondisi tetangganya atau teman-temannya agar bisa mengajak dalam kegiatan positif,”kata Fatimah.

Baca Juga :   "Catatan Ringan Sukhrowardi " Milad kota Banjarmasin ke-496 Penataan Infrastruktur, Kawasan Kumuh dan Komitmen Bersama

Menurutnya, digerakkan para pemuda karena pemuda merupakan agen potensial dalam membawa perubahan lingkungan. Pemuda juga memiliki kekuatan untuk mengajak dan memotivasi teman-temannya dalam kegiatan positif.

“Banyak peran pemuda di lingkungan, mereka bisa memberikan masukan dan suport kepada teman-temannya untuk kreatif, menghindari narkoba atau mengajak dalam kegiatan gotong royong,”ujarnya.(gus/iniberita)