Sampah Enceng Gondok, Kapal Weed Harvester Siap Bersihkan Dialiran Sungai Martapura

oleh -204 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui kapal Weed Harvester sebagai kapal untuk menarik pampangan sampah eceng gondok dan gulma siap bersihkan di aliran Sungai Martapura.

Kapal Weed Harvester yang diserahkan langsung Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, yakni I Putu Eddy Purna Wijaya kepada Pemko Banjarmasin.

Ibnu Sina mengungkapkan, kapal itu akan sangat membantu menuntaskan masalah eceng gondok yang selama ini menjadi masalah di sungai Martapura. “Cara kerjanya bagus karena bisa memotong dan mencincang lebih cepat untuk memotong eceng gondok,” katanya.

Dengan kerjanya kapal ini tentunya akan menyambung dengan program pembuatan pusat daur ulang (PDU) Banua Anyar Sungai Gampa dimana eceng gondok ini bisa dicacah afau daur ulang menjadi kompos.

” Kedepan akan dikerjasamakan atau dikembangkan lagi hasil dari pencavah eceng gondok ini ke Pusat Daur Ulang (PDU) Banua Anyar Sungai Gampa. Dari mencacah sampai menjadi kompos,”ungkapnya.

Ia berharapkan, dengan adanya kapal tersebut, eceng gondok yang selama ini berseliweran di Sungai Martapura bisa diambil semua dan dijadikan kompos.

Baca Juga :   Tradisi Muharam, Warga Komplek PWI Sungai Andai Membuat Bubur Asyura

“Sifatnya alat ini punya Balai Wilayah Sungai (BWS) bekerjasama dengan Pemko Banjarmasin untuk operasionalnya,”ujarnya berharap.

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III I Putu Eddy Purna Wijaya mengatakan, alat ini punya pemotong hingga bisa terangkat dengan Conveyor untuk menyortir, kemudian dibuat ke dalam bak penampungan.

“Adapun bak penampungan nya 5 M3 (meter kubik). Kalau sudah penuh langsung dibawa dan alat ini siap beroperasi selama 24 jam, bisa setiap saat, tinggal mengatur jadwalnya,”katanya.

Menurutnya, Kapal tersebut dirancang dengan badan kapal yang lebih ramping dan memanjang agar mudah untuk dioperasikan di sungai besar maupun kecil.

“Selama ini, kalau kapal yang besar terhalang jembatan, pilar dan sungainya terlalu dangkal. Kalau kapal Weed Harvester ini sudah bisa, karena dilengkapi echo sounder yang semacam sonar untuk mengukur kedalaman sungai dan bisa mengetahui material yang ada di dasar sungai,”ujar nya.

Mengingat jelasnya, operasional kapal tersebut dikerjasamakan dengan Pemko, sehingga untuk operator kapal tersebut dan bahan bakar berupa solar disiapkan dari Pemko Banjarmasin.

Baca Juga :   Tradisi Muharam, Warga Komplek PWI Sungai Andai Membuat Bubur Asyura

“Jadi hari ini kita serahkan alatnya dan inspeksi kemudian pelatihan untuk operatornya. Sementara ini baru 1 alatnya, kita lihat bila ada peluang lagi untuk menambah sehingga lebih efektif dan efisien,”jelasnya.(benk/iniberita).

No More Posts Available.

No more pages to load.