Sampah Menumpuk di Kota Seribu Sungai, DLH Banjarmasin Dinilai ” Tidur Lagi “

oleh -2093 Dilihat
Teks foto, Anggota DPRD Kota Banjarmasin Suyato politisi PDI Perjuangan .

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Julukan Kota Seribu Sungai tampaknya belum sejalan dengan kenyataan di lapangan. Di berbagai sudut Kota Banjarmasin, tumpukan sampah kembali menjadi pemandangan yang merusak wajah kota dan mengundang keluhan warga.

Dari pantauan di beberapa lokasi, seperti kawasan Pasar Rambai, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan HKSN hingga di Jalan Veteran, terlihat banyak tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk berhari-hari tanpa penanganan. Bau menyengat dan pemandangan tak sedap menjadi keluhan utama masyarakat.

“Sudah tiga hari sampah di sini tidak diangkut. Kalau dibiarkan begini terus, jelas mencemari lingkungan dan mengganggu warga,” ujar Suyato, Selasa (7/10/2025).

Menurut Awi panggilannya, kondisi ini menimbulkan sorotan tajam, terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin yang dianggap “tidur lagi” dalam menjalankan tugasnya.

Padahal, pengelolaan sampah seharusnya menjadi prioritas utama mengingat Banjarmasin tengah gencar menggaungkan citra sebagai kota berbasis lingkungan dan pariwisata sungai.

Anggota DPRD Kota Banjarmasin ini, juga menilai lemahnya pengawasan dan kurangnya inovasi, dalam sistem pengelolaan sampah menjadi penyebab masalah yang berulang setiap tahun.

Baca Juga :   Pemko Banjarmasin Gandeng Ruang Guru, Matangkan Ribuan Siswa Hadapi TKA

“DLH harus lebih serius. Jangan hanya bergerak saat sudah viral di media sosial,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Sebagai wakil rakyat yang duduk DPRD Banjarmasin berharap, Pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH), segera mengambil langkah tegas dan menata ulang sistem pengangkutan sampah, agar tidak terus menumpuk di pemukiman tersebut.

“Banjarmasin itu indah kalau sungainya bersih. Tapi kalau sampah dibiarkan begini, julukan Kota Seribu Sungai bisa berubah jadi Kota Seribu Tumpukan Sampah,” ujar Awi.(benk/iniberita).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.