WHO Prediksi Fase Akut Pandemi Berakhir 2022, Pemerintah Siapkan Protokol Endemi

oleh -201 Dilihat
Menteri kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin

Iniberita.id, Jakarta – Melihat kasus harian COVID-19 yang terus melandai, bahkan sebagian negara sudah melonggarkan pembatasan COVID-19, muncul pertanyaan yang sama. Kapan pandemi COVID-19 berakhir?

Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, pandemi bisa bergeser menjadi endemic, jika capaian vaksinasi dosis lengkap dunia sudah mencapai target.

“Harapan kami fase akut pandemi ini akan berakhir tahun ini, tentunya dengan satu syarat, vaksinasi 70 persen [target tercapai] pada pertengahan tahun ini sekitar Juni, Juli,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan di Afrika Selatan, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (28/2/2022)

Sementara itu di Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah tengah menyusun strategi untuk menyiapkan protokol pandemi COVID-19 menjadi endemi. Kajian ini akan dipertimbangkan melalui berbagai pendekatan.

“Kami juga mendapat arahan dari Bapak Presiden (Joko Widodo) atas masukan menteri koordinator mengenai strategi dari pandemi menjadi endemi. Kami sudah siapkan protokolnya,” ungkap Menkes Budi dalam konferensi pers virtual, Minggu (27/2/2022).

Baca Juga : Bandara Internasional Syamsudin Noor Raih Penghargaan Bandara Terbaik di Dunia

Meski sudah disiapkan protokolnya, Menkes Budi mengatakan, pihaknya tidak akan mengubah status pandemi menjadi endemi secara terburu-buru. Keputusan ini akan dipertimbangkan secara matang, dengan memperhatikan dari berbagai pendekatan baik dari sisi sains, kesehatan, sosial, budaya dan ekonomi.

“Arahan Bapak Presiden agar diterapkan dengan hati-hati. Pertimbangan kesehatan digunakan secara berimbang dengan pertimbangan sosial budaya, ekonomi,”katanya.

Pentingnya Vaksinasi

Sama seperti pernyataan Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Menkes Budi Gunadi juga mengharapkan, masyarakat segera melakukan vaksinasi, sebagai upaya mengakhiri pandemi COVID-19. Ia berharap captain vaksinasi COVID-19 dosis lengkap dapat tembus 70 persen menjelang lebaran 2022.

“Kalau bisa, sebelum Lebaran yaitu akhir April, kita sudah selesaikan suntik dua dosis sebanyak 70 persen dari populasi,” ujar Menkes Budi. Dikutip dari detik health.

selanjutnya, dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI, cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 91,55 persen dari target 208.256.720 populas sedangkan dosis dua baru mencapai 69 persen.(benk/ detik.com)