Pemko Banjarmasin Peringati Hari LH Sedunia 2025, Bertajuk Mamisah Ratik Bahurup Wan Sembako

oleh -2088 Dilihat
Teks foto. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH), dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup se Dunia 2025, bertajuk “Mamisah Ratik Bahurup Wan Sembako,” berlangsung di Halaman Balai Kota Banjarmasin. Sabtu (19/7/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani, Kepala DLH Kota Banjarmasin Alive Yoesfah Love dan sejumlah Kepala SKPD, Camat, Lurah serta jajaran instansi terkait lainnya.

Sekda Ikhsan Budiman mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya nyata Pemko Banjarmasin, dalam mendorong kesadaran masyarakat  dan yang pentingnya pengelolaan sampah berbasis partisipasif dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat dalam memilah sampah dari rumah, yang kemudian dapat ditukar dengan sembako. Jadi, sekarang sampah seperti plastik, kertas, logam, hingga barang campuran, memiliki nilai tukar nyata,” ungkap Ikhsan saat diwawancarai.

Menurutnya, kegiatan ini masyarakat membawa sampah anorganik yang sudah dipilah, kemudian menukarkannya, dengan paket sembako seperti minyak goreng, mie instan, gula hingga beras, penukaran ini berdasarkan nilai jual dari jenis dan berat sampah yang dikumpulkan.

“Sebelumnya kegiatan memilah sampah ini dilakukan cuma-cuma, hari ini masyarakat melihat langsung manfaat ekonomi dari memilah sampah. Ini langkah konkret yang sangat efektif dalam menekan volume sampah serta membangun kesadaran lingkungan dari level rumah tangga,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Alive Yoesfah Love menjelaskan, bahwa kegiatan ini, sudah berlangsung dari 5 Juni lalu, bertepatan dengan momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

“Saat ini kami membagikan bakul sebagai simbol gerakan berkah tanpa plastik,” jelas Alive.

Mengenai kondisi sampah yang ada di Kota Banjarmasin, tambah Alive panggilannya, berdasarkan data yang disampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup, komposisi sampah Kota Banjarmasin di dominasi, oleh sampah organik sebesar 55 persen.

Menteri Lingkungan Hidup RI pun menargetkan, agar Kota Seribu Sungai Banjarmasin, dapat menyelesaikan permasalahan sampah organic, terlebih dahulu sebagai langkah awal.

“Jika kita sudah menangani sampah organik tersebut, bearti kita sudah bisa menyelesaikan lebih dari separuh persoalan sampah di kota ini. Sisanya tinggal penanganan sampah plastik dan campuran,”tambahnya. (silvi/iniberita).