Salurkan 2.000 Paket Sembako, Kartoyo Tegaskan Komitmen NasDem untuk Korban Banjir HSS

oleh -1500 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, KANDANGAN – Kepedulian Partai NasDem terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi NasDem, H Kartoyo, SM, menyalurkan lebih dari 2.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Bantuan bertajuk NasDem Peduli itu disalurkan Kartoyo usai merampungkan agenda reses selama sepekan di sejumlah titik di Kabupaten HSS. Paket sembako tersebut menyasar warga di wilayah-wilayah yang selama ini langganan terdampak banjir, khususnya Kecamatan Daha dan sekitarnya.

Kartoyo berharap musibah banjir tidak lagi terulang pada tahun-tahun mendatang. Ia juga mendoakan agar masyarakat HSS selalu diberikan kesehatan serta keberkahan rezeki.

“Mudah-mudahan tahun depan tidak ada lagi banjir dan seluruh warga Kabupaten HSS selalu sehat serta diberi kelimpahan rezeki,” ujar Kartoyo yang disambut doa bersama warga.

Salah seorang warga, Aminah, mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Ibu rumah tangga itu menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Partai NasDem dan H Kartoyo yang dinilai cepat merespons kondisi masyarakat di tengah bencana.

“Terima kasih kepada Partai NasDem, khususnya Bapak H Kartoyo. Semoga selalu sukses dan semakin maju,” ucapnya.

Diketahui, Kartoyo melaksanakan rangkaian reses selama delapan hari, terhitung sejak 14 hingga 21 Januari 2026, dengan mengunjungi berbagai desa, di antaranya Desa Karang Jawa di Kecamatan Padang Batung, hingga ditutup di Desa Mawangi.

Dalam reses tersebut, Kartoyo menyerap beragam aspirasi strategis masyarakat. Salah satu yang paling mengemuka adalah harapan agar pembangunan lingkar jalan tengah segera direalisasikan. Jalan tersebut dirancang menghubungkan Kabupaten Banjar dari wilayah Mali-Mali, dilanjutkan ke Kabupaten Tapin melalui jalur atas menuju HSS, hingga ke Tanjung melalui jalur dalam.

Pembangunan lingkar jalan tengah sendiri merupakan program prioritas Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, yang ditargetkan rampung pada masa jabatan pertama. Proyek ini dinilai krusial karena membuka akses antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain persoalan infrastruktur jalan, masalah banjir juga menjadi sorotan utama warga dalam reses kali ini. Masyarakat berharap adanya solusi menyeluruh dan berkelanjutan dari pemerintah daerah.

Tak hanya itu, warga di wilayah pegunungan turut menyuarakan kebutuhan akan pembangunan jalan usaha tani serta dukungan nyata bagi sektor pertanian dan perkebunan. Mereka berharap adanya peningkatan infrastruktur penunjang dan pemanfaatan teknologi modern agar tidak terus bergantung pada metode tradisional.

Kartoyo menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama reses akan dibawa dan diperjuangkan di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan agar dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan pemerintah daerah.

“Semua aspirasi masyarakat akan kami kawal dan perjuangkan demi peningkatan kesejahteraan warga,” tegasnya.
(sop/iniberita)