Musrenbang Limpasu 2027: Sinkronkan Aspirasi Desa, Kawal Visi HST Religius, Sejahtera dan Bermartabat

oleh -1399 Dilihat
Teks foto. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Limpasu untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 digelar di Aula Kecamatan Limpasu.

INIBERITA.id, BARABAI – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Limpasu untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 digelar di Aula Kecamatan Limpasu, Rabu (11/2/2026). Forum ini menjadi momentum strategis dalam menyerap sekaligus menyelaraskan aspirasi masyarakat desa agar arah pembangunan benar-benar tepat sasaran dan selaras dengan prioritas daerah.

Camat Limpasu, Acmad Azhari, dalam laporannya menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang dialog konstruktif yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Musrenbang ini merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini kita menyelaraskan aspirasi masyarakat dari tingkat desa dengan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap usulan yang diajukan harus benar-benar bersifat prioritas, realistis, serta mencerminkan kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keinginan sesaat.

“Kami berharap seluruh usulan yang disampaikan merupakan hasil musyawarah yang matang di tingkat desa dan kelurahan. Dengan begitu, program yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran, berkeadilan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda HST, Pajaruddin, yang mewakili Bupati Hulu Sungai Tengah Samsul Rizal, menyampaikan bahwa perencanaan tahun 2027 merupakan bagian dari tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029.

“Mengingat tahun 2027 adalah bagian penting dalam pencapaian visi ‘Terwujudnya Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang Religius, Sejahtera dan Bermartabat’, maka seluruh perencanaan harus mendukung arah pembangunan tersebut,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara usulan prioritas desa dengan program strategis daerah, serta keterpaduan dengan program prioritas pemerintah provinsi dan nasional.

“Musrenbang hari ini jangan sekadar menjadi agenda formalitas, tetapi benar-benar menjadi ruang dialog yang partisipatif dan solutif dalam merumuskan program pembangunan Kecamatan Limpasu,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi anggaran, serta dukungan terhadap implementasi program hasil terbaik cepat (quick wins), seperti penguatan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, dan peningkatan infrastruktur pelayanan publik.

Musrenbang Kecamatan Limpasu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Kecamatan, para kepala perangkat daerah atau yang mewakili, para pembakal se-Kecamatan Limpasu beserta perangkatnya, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.

Melalui forum ini, pemerintah berharap terbangun komitmen bersama dalam mengedepankan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas.(s3/iniberita).