Apresiasi Program Agen 3R, Zainal Hakim : Pemko Banjarmasin Segera Siapkan Infrastruktur Sampah

oleh -2074 Dilihat
Teks foto. Anggota DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim, saat memberikan penjelasan manfaat warga melakukan penanganan sampah dengan sistem 3R

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim, menilai program Agen 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang digagas pemerintah kota, memiliki sejumlah dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengelolaan sampah di tingkat lingkungan rukun tetangga (RT).

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada penanganan sampah semata, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat secara lebih luas. Melalui kehadiran Agen 3R, warga di tingkat RT dapat dilibatkan secara langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menjadi bagian dari solusi persoalan sampah di Kota Banjarmasin.

“Pertama, dari sisi pemberdayaan masyarakat. Baik secara langsung maupun tidak langsung, program ini memberdayakan masyarakat kita di tingkat RT,” ujar Zainal Hakim saat memberikan tanggapan terkait implementasi program tersebut.

Ia menjelaskan, kehadiran Agen 3R juga dinilai mampu mempercepat proses edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar. Dengan adanya agen yang tersebar di berbagai lingkungan, informasi dan pemahaman mengenai kebersihan lingkungan dapat disampaikan secara lebih cepat dan masif kepada warga.

“Proses edukasi kepada masyarakat tentu bisa lebih cepat dan lebih luas menjangkau seluruh RT di Kota Banjarmasin,” tambahnya.

Selain itu, program ini juga diyakini dapat menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di sekitarnya. Dengan keterlibatan langsung warga dalam pengelolaan sampah, kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan di tingkat RT diharapkan semakin meningkat.

“Dengan adanya program Agen 3R ini, rasa memiliki terhadap kebersihan lingkungan di skala RT kita harapkan bisa semakin meningkat,” jelasnya.

Meski demikian, politisi tersebut juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada partisipasi masyarakat. Pemerintah Kota Banjarmasin juga diminta untuk menyiapkan infrastruktur pendukung pengelolaan sampah secara memadai agar program tersebut dapat berjalan efektif.

Ia menekankan pentingnya kesiapan fasilitas seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang memadai dan beroperasi secara berkelanjutan.

Menurutnya, tanpa dukungan infrastruktur yang cukup, upaya pemberdayaan masyarakat melalui program Agen 3R berpotensi tidak berjalan optimal.

“Tinggal bagaimana pemerintah menyiapkan infrastruktur penanganan sampahnya agar lebih cepat dan kontinyu, seperti TPST dan TPS3R. Dengan begitu penanganan sampah di Kota Banjarmasin bisa benar-benar terselesaikan,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di Kota Banjarmasin dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan.(benk/iniberita).