DPRD Kalsel Gelar Paripurna LKPj 2025, Kinerja Pemprov Dinilai Positif: IPM Naik, Kemiskinan Turun

oleh -1375 Dilihat
Teks foto. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Dr H Supian HK SH MH, didampingi Wakil Ketua DPRD Desy Oktavia Sari serta Sekda Pemprov Kalsel.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Paripurna H. Mansyah Addrian, Gedung DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (25/3/2026) pagi.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Dr H Supian HK SH MH, didampingi Wakil Ketua DPRD Desy Oktavia Sari. Hadir pula para anggota dewan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat instansi vertikal, serta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam forum resmi tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin yang berhalangan hadir menyampaikan laporan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin. Sekda membacakan pidato gubernur terkait capaian dan kinerja pembangunan daerah sepanjang tahun anggaran 2025 di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.

Dalam paparannya, Syarifuddin menjelaskan bahwa secara umum pembangunan di Kalimantan Selatan selama tahun 2025 menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut tercermin dari berbagai indikator makro pembangunan yang mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Selatan pada 2025 tercatat mencapai 76,10, meningkat dari 75,19 pada 2024. Kenaikan ini menunjukkan adanya perbaikan pada sektor kesehatan, pendidikan, serta peningkatan standar hidup masyarakat.

Selain itu, tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan. Pada 2024 angka kemiskinan berada di level 4,11 persen, dan pada 2025 turun menjadi 3,84 persen. Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari berbagai program pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat yang dijalankan pemerintah daerah.

Dari sisi ekonomi, Kalimantan Selatan mencatat pertumbuhan sebesar 5,22 persen pada 2025, meningkat dibandingkan 5,06 persen pada 2024. Angka tersebut bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5,11 persen.

“Perekonomian Kalimantan Selatan pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,22 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya serta berada di atas rata-rata nasional,” ujar Syarifuddin saat membacakan pidato gubernur.

Di akhir penyampaiannya, ia menegaskan bahwa capaian pembangunan yang diraih sepanjang 2025 merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga konsistensi pembangunan guna menghadapi tantangan ekonomi dan sosial di masa mendatang.

Rapat paripurna ini menjadi tahapan penting dalam mekanisme pengawasan DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kebijakan dan program pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.(sop/iniberita).