Banjarmasin Genjot Operasional Koperasi Merah Putih, Dua Kelurahan Jadi Proyek Percontohan

oleh -396 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mematangkan kesiapan operasional Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih. Mulai dari pembangunan fasilitas hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengurus, seluruh persiapan dipacu agar koperasi dapat beroperasi optimal. Kamis (9/7/2026).

Sebagai langkah awal, Pemkot Banjarmasin menetapkan dua lokasi sebagai proyek percontohan (pilot project), yakni Kopkel Merah Putih Kelurahan Tanjung Pagar yang berada di kawasan Balai Latihan Kerja (BLK) serta Kopkel Merah Putih Kelurahan Pemurus Dalam.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, mengatakan seluruh pengurus koperasi telah dibekali berbagai pelatihan intensif, mulai dari tata kelola organisasi, pemasaran digital (digital marketing), hingga sistem pembukuan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sebanyak 52 koperasi telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB). Dari jumlah tersebut, 11 koperasi sudah aktif beroperasi secara mandiri,” ujarnya.

Menurut Machli, koperasi yang telah berjalan merupakan hasil inisiatif aktif dari masing-masing kelurahan dengan memanfaatkan potensi ekonomi lokal.

Beberapa di antaranya adalah Koperasi Merah Putih Pekauman yang mengelola usaha kafe, Koperasi Merah Putih Surgi Mufti yang mengembangkan usaha serupa, serta koperasi lain yang bergerak di sektor produksi pangan lokal seperti penjualan ikan asin.

Ia menegaskan, kelurahan yang belum memiliki lahan atau bangunan sendiri tidak perlu memaksakan pembangunan kantor baru.

“Pengurus koperasi diperbolehkan menyewa ruko atau memanfaatkan aset yang ada, termasuk rumah pengurus, sebagai kantor operasional sementara hingga memiliki fasilitas permanen,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1007/Banjarmasin Kolonel Czi Slamet Riyadi mengungkapkan, Kopkel Merah Putih Tanjung Pagar ditargetkan resmi beroperasi pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peresmian serentak Koperasi Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia.

“Pekerjaan di lapangan tinggal tahap akhir atau finishing. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai sekitar 95 persen. Yang tersisa hanya perapian, seperti pemasangan saklar lampu dan penyempurnaan fasilitas toilet,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini baru dua titik bangunan Kopkel Merah Putih yang telah selesai dibangun di Kota Banjarmasin. Penentuan lokasi gerai dilakukan secara selektif dengan sejumlah persyaratan, di antaranya berada di atas lahan milik pemerintah, baik aset Pemkot, Pemprov, BUMD, BUMN maupun kementerian/lembaga.

Selain itu, lokasi harus memiliki luas lahan sesuai standar prototipe sekitar 20 x 30 meter serta berada di kawasan yang dinilai memiliki potensi ekonomi strategis berdasarkan hasil kajian yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarmasin.

Dengan kesiapan infrastruktur, legalitas, dan SDM yang terus dimatangkan, Pemkot Banjarmasin optimistis Koperasi Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan sekaligus memperkuat pemberdayaan usaha berbasis komunitas.(silvi/iniberita).