HUT ke-500 Banjarmasin Tanpa Euforia, Pemko Pangkas Seluruh Agenda Hiburan

oleh -916 Dilihat
Teks foto. Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Ashadi Himawan SH.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-500 Kota Banjarmasin tahun ini dipastikan berlangsung tanpa kemeriahan. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin resmi meniadakan seluruh rangkaian kegiatan yang bersifat hiburan dan euforia, dalam momentum lima abad berdirinya Kota Banjarmasin.

Keputusan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, melalui tayangan video yang diunggah pada akun resmi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, Kamis (17/9/2026).

Penyesuaian tersebut turut berdampak pada agenda puncak Hari Jadi yang dijadwalkan, berlangsung di DPRD Kota Banjarmasin pada 24 September 2026.

Meski demikian, Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin tetap digelar. Hanya saja, pelaksanaannya dikemas lebih sederhana tanpa rangkaian hiburan maupun kegiatan yang bernuansa kemeriahan.

Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Ashadi Himawan SH mengatakan, pelaksanaan puncak Hari Jadi akan sepenuhnya menyesuaikan arahan Wali Kota Banjarmasin.

Menurutnya, agenda utama tetap berupa Sidang Paripurna Istimewa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan makan bersama.

“Pelaksanaan paripurna istimewa tahun ini kita sesuaikan dengan arahan Wali Kota. Kegiatan hiburan dan kemeriahan ditiadakan,” ujar Ashadi.

Meski agenda hiburan ditiadakan, DPRD Kota Banjarmasin masih memberikan ruang bagi kesenian daerah untuk ditampilkan, dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Ashadi menegaskan, penyederhanaan agenda tidak menghilangkan substansi peringatan Hari Jadi ke-500. Momentum lima abad Banjarmasin tetap menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan panjang kota, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat.

“Konsepnya sederhana. Untuk puncak Hari Jadi nanti hanya ada sidang paripurna istimewa, kemudian silaturahmi dan makan bersama. Kalau ada penampilan, kita arahkan pada kesenian daerah,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menyampaikan, bahwa keputusan meniadakan kegiatan yang bersifat hiburan dan kemeriahan, merupakan bentuk penyesuaian terhadap kondisi yang ada.

Dengan demikian, peringatan lima abad Kota Banjarmasin tahun ini, lebih diarahkan pada agenda seremonial dan reflektif, tanpa perayaan besar yang biasanya mewarnai momentum Hari Jadi. (benk/iniberita).