Festival Pemuda Menyala 2026 Jadi Ruang Kolaborasi, 53 UMKM HST Ikut Ambil Bagian

oleh -533 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BARABAI – Festival Pemuda Menyala 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, tak sekadar menjadi panggung kreativitas generasi muda. Selama tujuh hari pelaksanaan, festival perdana ini juga membuka ruang kolaborasi organisasi kepemudaan, pemberdayaan UMKM hingga gerakan kepedulian lingkungan.

Festival yang berlangsung di Lapangan Dwi Warna Barabai sejak 29 Oktober hingga 4 November 2026 itu resmi ditutup Sekretaris Daerah (Sekda) HST, Muhammad Pajaruddin, mewakili Bupati Samsul Rizal, Rabu (4/11/2026) malam.

Salah satu kegiatan yang menyita perhatian adalah bazar yang melibatkan puluhan pelaku usaha lokal.

Ketua DPD KNPI HST, Nadea Rizky Ananda, melaporkan sebanyak 69 tenda disediakan selama festival. Rinciannya, 53 tenda untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta 16 tenda bagi organisasi kepemudaan, sekolah, dan dinas terkait.

Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 2.500 hingga 3.500 orang setiap hari. Tingginya kunjungan tersebut turut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen lebih luas.

Tak hanya menggerakkan sektor ekonomi, festival ini juga mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan melalui dialog pemuda, silaturahmi antarlembaga, pra-apresiasi hingga deklarasi Pemuda HST Bersatu.

Kepedulian sosial dan lingkungan juga mendapat ruang dalam festival. Panitia menggalang donasi untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di HST.

Bahkan, semangat kepedulian itu akan dilanjutkan melalui rencana kegiatan gotong royong membersihkan sungai di sekitar Kota Barabai.

Dalam sambutan Bupati HST Samsul Rizal yang dibacakan Pajaruddin, pemerintah daerah berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan maupun agenda seremonial.

“Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan ini tidak hanya menjadi euforia sesaat, tetapi juga dapat memberikan semangat baru bagi pemuda Hulu Sungai Tengah untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi daerah,” katanya.

Pada malam penutupan, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada pemenang stan terbaik serta bantuan kepada relawan pemadaman karhutla di HST.

Festival Pemuda Menyala 2026 pun berakhir. Namun, keterlibatan UMKM, organisasi kepemudaan, komunitas, dan masyarakat selama kegiatan berlangsung menjadi catatan penting bagi penyelenggaraan festival-festival berikutnya. (s3/iniberita).