INIBERITA.id, SLEMAN – Seluruh anggota komsi DPRD Kota Banjarmasin yang didampingi Kepala Dinas Permukiman, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, selama tiga hari mulai 27 hingga 29 Oktober 2025.
Kunjungan kerja para wakil rakyat di DPRD Banjarmasin tersebut, bertujuan untuk menggali informasi dan berbagi pengalaman, terkait pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) guna meningkatkan efektivitas pelayanan, sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPRD Sleman tersebut, turut hadir perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman yang memaparkan strategi digitalisasi sistem pengelolaan Rusunawa di daerah mereka.
Pemanfaatan sistem digital disebut mampu mempercepat proses administrasi, meningkatkan transparansi pengelolaan, serta meminimalkan potensi kebocoran pendapatan daerah.
Anggota komisi III DPRD Kota Banjarmasin Hari Kartono menilai, langkah digitalisasi yang telah diterapkan Sleman bisa menjadi contoh inovatif bagi Banjarmasin, terutama dalam mendukung peningkatan PAD melalui sektor perumahan rakyat.
“Kami melihat penerapan teknologi digital dalam sistem Rusunawa di Sleman sudah cukup maju. Ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kami di Banjarmasin untuk mendorong efisiensi dan transparansi, sekaligus menambah sumber PAD daerah,” ujar Hari Kartono usai pertemuan.
Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra III di DPRD Banjarmasin mengungkapkan, pihaknya berkomitmen akan mendorong pemerintah kota untuk mengadopsi sistem serupa. Digitalisasi dinilai penting bukan hanya dari sisi pendapatan, tetapi juga untuk meningkatkan pelayanan publik dan kenyamanan warga penghuni Rusunawa.
Menurut perwakilan DPUPKP Sleman tambah Hari Kartono, bahwa penggunaan aplikasi pengelolaan Rusunawa secara digital, telah terbukti mempermudah kontrol sewa, pembayaran dan pemeliharaan bangunan secara real time. Sistem tersebut juga memungkinkan monitoring langsung oleh pemerintah daerah.
Kunjungan kerja ini, diharapkan menjadi awal kerja sama antardaerah dalam hal pengembangan sistem digital di sektor perumahan dan pemukiman. Komisi III DPRD Banjarmasin berencana menyampaikan hasil kunjungan ini sebagai bahan rekomendasi kepada Pemko Banjarmasin. (benk/iniberita).






