INIBERITA.id,BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), di Aula Bapperida, Rabu (7/10/2026), untuk mematangkan pendirian Badan Usaha Milik Daerah yang berfokus pada pengolahan hasil bumi serta penyediaan energi guna meningkatkan kesejahteraan warga.
Kegiatan ini dipimpin Sekretaris Daerah HST HM Pajaruddin mewakili Bupati HST Samsul Rizal, menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas rencana pembentukan dua unit Perusahaan Daerah strategis.
Persetujuan pendirian BUMD telah diperoleh dari Kementerian Dalam Negeri sejak 1 September lalu, sehingga seluruh tahapan selanjutnya wajib dilaksanakan secara transparan, cermat, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sekda menyampaikan bahwa BUMD didirikan bukan sekadar memenuhi ketentuan administrasi, melainkan sebagai langkah nyata menciptakan sumber pendapatan baru di tengah tren berkurangnya alokasi dana transfer dari Pemerintah Pusat.
“BUMD tidak boleh hanya dipandang sebagai instansi perangkat pemerintah, melainkan harus menjadi mesin utama penggerak perekonomian daerah,” ujar Pajaruddin menyampaikan arahan Bupati.
Dua sektor unggulan yang akan dijalankan yakni Perumda Agropangan untuk mengolah hasil pertanian hingga siap jual dan memperluas pasar, serta Perumda Energi yang menjamin ketersediaan pasokan energi terbarukan bagi rumah tangga maupun pelaku usaha.
Ia menegaskan BUMD wajib dikelola secara profesional oleh tenaga yang kompeten, agar keberadaannya menambah pendapatan daerah dan tidak justru menjadi beban anggaran di masa mendatang.
“Tujuan kita mendirikan BUMD adalah untuk menambah pendapatan daerah. Jangan sampai di kemudian hari keberadaannya justru menjadi beban bagi APBD kita,” tegasnya.
Pemerintah daerah menginstruksikan seluruh perangkat kerja untuk mempermudah perizinan, menyediakan data akurat, serta menyiapkan infrastruktur pendukung seperti lahan, gudang, dan peralatan pengolahan yang dibutuhkan.
Masyarakat dan pelaku usaha diminta turut memberikan masukan agar BUMD yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan nyata warga, mengutamakan kemitraan yang adil, dan membawa manfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat. (s3/iniberita).
