Bupati HST Tegaskan Pancasila Harus Hidup dalam Kebijakan, Bukan Sekadar Slogan Seremonial

oleh -1453 Dilihat
Teks foto. Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, bertindak langsung sebagai inspektur upacara.

INIBERITA.id, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 secara khidmat di Lapangan Dwi Warna Barabai, Selasa (2/6/2025) pagi. Momentum nasional tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, bertindak langsung sebagai inspektur upacara yang diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, aparatur sipil negara (ASN), pelajar, serta sejumlah ASN yang telah memasuki masa purna tugas.

Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa agar nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam amanatnya, Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman dan dinamika global yang terus berkembang.

“Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi perekat bangsa yang mampu menyatukan keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan yang tersebar di seluruh Nusantara. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus dijaga dan diterapkan dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia juga mengingatkan seluruh pemangku kebijakan agar setiap aturan dan keputusan yang diambil selalu berpijak pada prinsip keadilan sosial serta menjamin hak-hak masyarakat tanpa diskriminasi.

“Kepada para pemangku kebijakan, pastikan setiap aturan yang lahir berlandaskan keadilan sosial dan menjamin hak masyarakat,” ujarnya.

Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh meninggalkan kelompok masyarakat mana pun. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan yang adil dan merata sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah juga memberikan penghargaan berupa piagam dan cenderamata kepada sejumlah ASN yang memasuki masa pensiun. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pengabdian dan dedikasi para ASN purna tugas selama bertahun-tahun menjadi fondasi kuat bagi kemajuan daerah kita,” kata Samsul Rizal.

Ia berharap semangat pengabdian yang telah ditunjukkan para ASN purna tugas dapat menjadi teladan sekaligus motivasi bagi generasi penerus untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan daerah.

Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus membimbing langkah bangsa menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan damai.

“Mari kita jadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup demi mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan dan kedamaian abadi,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berharap semangat gotong royong, musyawarah, persatuan, dan toleransi semakin mengakar di tengah masyarakat, sehingga stabilitas sosial, pembangunan daerah, dan kehidupan demokrasi dapat terus berjalan secara harmonis di Bumi Murakata.(s3/iniberita).