INIBERITA.id, HULU SUNGAI SELATAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Kartoyo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Revitalisasi (Sosrev) nilai-nilai Pancasila di Desa Pakan Dalam, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman sekaligus mendorong implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Momentum bulan suci Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk menanamkan nilai spiritual, kebersamaan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kartoyo menegaskan bahwa sosialisasi kali ini menitikberatkan pada pengamalan Sila Pertama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Ia menilai bulan Ramadan merupakan momen ideal untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Fokus kita pada kegiatan hari ini adalah menggali dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan yang sarat dengan nilai-nilai keagamaan,” ujar Kartoyo.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mengamalkan Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, melalui sikap saling peduli, berbagi, dan memperkuat solidaritas sosial selama bulan Ramadan.
“Kita juga mengamalkan sila kedua dengan berbagi kepada sesama di bulan suci ini. Mudah-mudahan hal tersebut dapat menambah nilai ibadah kita dan semoga seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadan ini diterima oleh Allah SWT hingga tiba hari kemenangan,” tambahnya.
Kartoyo berharap semangat kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan tidak hanya bersifat musiman, tetapi terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mendoakan agar masyarakat dapat kembali dipertemukan dengan Ramadan di tahun-tahun mendatang dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan.
Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Danramil Daha Utara, Mazul Hakim, yang hadir sebagai narasumber, menegaskan bahwa Sila Pertama Pancasila mengajarkan masyarakat untuk menjalankan kehidupan beragama dengan menjunjung tinggi sikap toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
“Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, pada intinya mengajarkan kita untuk menjalankan kehidupan beragama dengan baik, tanpa mengganggu pemeluk agama lain, serta tetap menjaga sikap saling menghormati,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengamalan Sila Kedua dapat diwujudkan melalui sikap empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan nilai berbagi dan solidaritas sosial.
“Di bulan puasa ini kita diajarkan untuk saling berbagi, sehingga masyarakat dapat merasakan kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama,” tuturnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, sekaligus menjadikannya pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.(sop/iniberita).
