Komisi I DPRD Bersama KPU Kalsel Gelar RDP Bahas Persiapan PSU Pilwali Kota Banjarbaru

oleh -2756 Dilihat
Teks foto. Komisi I DPRD bersama KPU Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Komisi I DPRD bersama KPU Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas kesiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Wali kota (PSU Pilwali) Kota Banjarbaru, bertempat  di ruang rapat Komisi I lantai 4, gedung DPRD Kalsel, Banjarmasin, pada  Selasa (8/4/2025).

Ketua DPRD Provinsi Kalsel H Supian HK mengungkapkan, bahwa tahapan persiapan Pilwali Kota Banjarbaru, telah berjalan dengan baik dan hampir rampung.

Dirinya mengingatkan, agar sisa waktu yang ada ini dimanfaatkan untuk menyempurnakan, berbagai aspek teknis dan partisipatif.

“Tinggal menghitung hari saja lagi untuk Pilwali Kota Banjarbaru, tahapan-tahapan persiapan dari KPU Kalsel sudah mencapai 96 persen, tersisa 4 persen saja lagi. Nah 4 persen itu nanti digunakan untuk penyempurnaan dan masukan yang kurang dari kami,” ungkapnya.

Selanjutnya, Supian HK menekankan, pentingnya peran aktif masyarakat dalam menggunakan hak pilih, mengingat suara mereka menentukan masa depan daerah.

“Kita harus waspada, jangan sampai kejadian seperti sebelumnya terulang kembali. Untuk itu kami mengharapkan pemilih menggunakan hak suaranya untuk memilih. Kotak suara itu sangat berharga, karena dari suara pemilih lah menentukan nasib Kota Banjarbaru,” tegasnya.

Kemudian, anggota Komisi I DPRD Kalsel Dirham Zain menambahkan, pihaknya mendorong KPU untuk menjalankan seluruh tahapan, sesuai peraturan yang berlaku, bahkan dirinya menyoroti pentingnya, menjaga tingkat partisipasi pemilih, agar tidak mengalami penurunan dari pemilu sebelumnya.

Dirinya berharap KPU melaksanakan betul-betul segala tugas-tugasnya, dengan aturan yang berlaku, pihaknya juga menekankan, termasuk masalah kesiapan dan lain sebagainya.

“Selain itu kami juga meminta bagaimana untuk meningkatkan partisipasi pemilih, jangan sampai partisipasi pemilih turun dari sebelumnya. Jadi yang kita minta adalah kepercayaan publik, karena Pilwali Banjarbaru saat ini akan dipantau oleh berbagai pihak, termasuk pengamat dari nasional,” tambahnya.

Ketua KPU Provinsi Kalsel Dr Andi Tenri Sompa SIP menjelaskan, pihaknya terus bekerja maksimal menyelesaikan tahapan-tahapan krusial, terutama terkait logistik dan sosialisasi kepada masyarakat.

Dan semua tahapan sedang pihaknya lakukan, utama terkait logistik dan sosialisasi, surat suara sudah siap dan tinggal menunggu kedatangan kotak suara serta tinta serta segel.

Ia menambahkan, bahwa antisipasi terhadap potensi rendahnya kehadiran pemilih, terus dilakukan dengan upaya yang masif dan terukur.

“Kami berusaha agar H-3 memberikan C Pemberitahuan yang akan dilakukan oleh KPPS. Antisipasinya kita tetap harus melakukan sosialisasi secara masif. Kita sudah memasang 5 baliho di 5 kecamatan, kemudian 20 spanduk di 20 kelurahan, serta melalui radio dan media sosial. Dan tentunya rencana ke depannya lagi kita akan melakukan sosialisasi untuk peningkatan kapasitas di tiap kelurahan yang akan dilaksanakan oleh PPK dan PPS,”jelasnya.(sop/iniberita).