INIBERITA.id, BARABAI – Sehari setelah tiga rumah warga Desa Jaranih, Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah (HST), ludes terbakar, kebutuhan dasar menjadi persoalan yang harus segera dipenuhi keluarga terdampak.
Dukungan mulai berdatangan. Salah satunya dari Ketua Komisi I DPRD HST, Yajid Fahmi, yang mendatangi lokasi dan menyerahkan sejumlah bahan kebutuhan pokok kepada korban. Kamis, (8/10/2026).
Bantuan tersebut berupa beras, telur, mi instan, minyak goreng dan gula. Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga pada masa awal setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang akibat kebakaran.
Yajid mengatakan, bantuan yang diberikan tidak seberapa dibandingkan kerugian yang dialami korban. Namun, ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga untuk sementara waktu.
“Semoga keluarga yang terkena musibah diberikan kesabaran dan ketabahan, serta segera digantikan dengan yang lebih baik lagi. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan kebutuhan mereka saat ini,” kata Yajid.
Menurutnya, perhatian terhadap korban perlu dilanjutkan karena dampak kebakaran tidak berhenti setelah api dipadamkan. Warga yang kehilangan rumah masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menata kembali kehidupan mereka.
Yajid juga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat memberikan bantuan lanjutan kepada keluarga terdampak, baik berupa kebutuhan pokok maupun bantuan lainnya sesuai hasil pendataan di lapangan.
Kebakaran sendiri terjadi pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 12.40 Wita di RT 02, RW 01, Desa Jaranih.
Api diduga bermula dari rumah Arbawiyah. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat dan membakar bangunan di sekitarnya.
Warga berupaya melakukan penyelamatan barang sebelum api semakin membesar. Petugas BPBD dan Damkar HST bersama unsur terkait kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Dalam kejadian tersebut, tiga rumah mengalami kerusakan total. Satu kandang ayam juga ikut terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Bagi keluarga korban, persoalan kini bukan lagi sekadar membersihkan sisa kebakaran, tetapi juga memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencari tempat tinggal serta dukungan untuk memulai kembali kehidupan setelah musibah. (s3/iniberita).
