INIBERITA.id, KOTA BATU- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus menunjukkan keseriusannya, dalam menapaki langkah besar menuju terwujudnya visi “Banjarmasin Maju Sejahtera.” Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan capacity building bertema “Transformasi Digital, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Rangka Mewujudkan Visi Banjarmasin Maju Sejahtera” yang digelar di Kota Batu, Jawa Timur, pada 23–26 Oktober 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat dan aparatur Pemko Banjarmasin, dengan tujuan memperkuat kompetensi, memperbarui cara pandang birokrasi, serta menanamkan semangat kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan merupakan bagian dari langkah nyata pemerintah kota dalam membangun budaya kerja modern dan responsif terhadap perubahan.
“Transformasi digital dan inovasi tidak bisa hanya menjadi slogan. Pejabat publik harus berpikir kolaboratif, bekerja cepat, dan peka terhadap dinamika masyarakat yang terus berkembang,”tegas Totok.
Totok lebih jauh menjelaskan, melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mampu menerapkan nilai-nilai profesionalisme, kreativitas, dan semangat melayani dalam setiap aspek pelayanan publik.
Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin yang menitikberatkan pada peningkatan kapasitas aparatur dan percepatan digitalisasi birokrasi sebagai pilar utama menuju tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“ Dengan semangat transformasi digital, inovasi, dan kolaborasi, Pemko Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus bergerak maju, menjadikan visi “Banjarmasin Maju Sejahtera” bukan sekadar slogan, tetapi kenyataan yang dapat dirasakan seluruh warga kota,”ujarnya.
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen nyata pemerintah kota dalam mendorong lahirnya birokrasi yang inovatif dan digital-ready.
Transformasi digital dan inovasi bukan pilihan, tetapi kebutuhan agar Kota Banjarmasin mampu bersaing dengan kota-kota maju lainnya di Indonesia, dengan demikin Banjarmasin harus terus berlari. Dirinya ingin ASN menjadi motor perubahan, bukan penonton dalam wujudkan bersama Banjarmasin yang maju, modern dan sejahtera.
“Harapan kami, sepulang dari kegiatan ini, para peserta membawa pulang ide segar dan semangat baru untuk memajukan Banjarmasin. Jangan berhenti di ruang pelatihan, tapi buktikan lewat kinerja dan pelayanan publik yang makin cepat, efisien dan berdampak bagi masyarakat,”kata Yamin.(silvi/iniberita).





