Pimpinan DPRD Banjarmasin Diingatkan: Jangan Bertindak Seolah Memimpin Perusahaan

oleh -1936 Dilihat
Teks foto. Anggota DPRD Banjarmasin Eddy Junaidi

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Kritik tajam disampaikan wakil rakyat di DPRD Kota Banjarmasin Eddy Junaidi, terhadap sikap pimpinan dewan yang dinilai terlalu dominan dan tidak menghormati mekanisme kolektif kolegial dalam pengambilan keputusan.

Eddy menyoroti khususnya soal keterlambatan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) yang terjadi setelah posisi tersebut mengalami kekosongan. Ia menilai, lambannya proses penetapan Plt Sekwan berpotensi mengganggu kelancaran kerja kedewanan, termasuk administrasi, jadwal kegiatan, dan komunikasi kelembagaan dengan Pemerintah Kota.

“Jangan sampai pimpinan DPRD merasa seperti memimpin perusahaan, seolah-olah semua keputusan ada di tangan satu orang. Ini lembaga politik yang bekerja berdasarkan musyawarah dan kesepakatan bersama,” tegas Eddy. Jumat (17/10/2025), saat diminta komentarnya.

Menurutnya, posisi Sekwan sangat vital dalam memastikan kegiatan kedewanan berjalan sesuai aturan dan jadwal. Kekosongan jabatan tanpa segera ditunjuk penggantinya menimbulkan kekosongan komando administratif yang bisa berdampak langsung pada produktivitas lembaga.

Eddy menambahkan, keputusan strategis seperti penunjukan Plt Sekwan tidak bisa ditunda atau diputuskan sepihak, karena menyangkut kepentingan kelembagaan DPRD secara keseluruhan. Ia menegaskan bahwa setiap unsur pimpinan seharusnya dilibatkan dalam setiap musyawarah, sebagaimana diatur dalam tata tertib dewan.

“Kita ini lembaga politik yang mewakili rakyat, bukan korporasi. Jadi jangan ada yang merasa paling berwenang,”tambah politisi Partai Demokrat ini.

Sejumlah anggota DPRD lainnya juga disebut mendukung pandangan Eddy, menilai bahwa transparansi dan komunikasi internal di antara unsur pimpinan harus diperbaiki, agar tidak menimbulkan kesan dominasi sepihak.(benk/iniberita).