INIBERITA.id, BARABAI – Tiga sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai mendapat pemantauan khusus menjelang Penilaian Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Sekolah yang disiapkan mewakili HST yakni MTsN 5 HST, SDN 1 Pajukungan dan SMAN 1 Barabai.
Kesiapan ketiga sekolah tersebut dipantau langsung setelah pelaksanaan evaluasi pembinaan UKS/M Kabupaten HST Tahun 2026 di Auditorium Sekretariat Daerah HST, Selasa (6/10/2026).
Pemantauan tidak hanya melihat kelengkapan administrasi UKS/M, tetapi juga bagaimana program kesehatan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah.
Hal itu mencakup kebersihan lingkungan, pembiasaan hidup sehat serta keterlibatan warga sekolah dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan proses belajar.
Wakil Bupati HST Gusti Rosyady Elmi mengatakan, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat pada anak.
“Anak sehat, belajar lebih nyaman. Dari sekolah yang sehat, kita berharap lahir generasi HST yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, menciptakan sekolah sehat bukan pekerjaan satu pihak. Pemerintah, sekolah, tenaga kesehatan, guru, orang tua dan masyarakat perlu terlibat dalam menjaga lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Karena itu, keberadaan UKS/M tidak semestinya hanya terlihat ketika ada penilaian. Program kesehatan sekolah diharapkan menjadi kebiasaan yang berlangsung sepanjang waktu.
Tim kemudian mendatangi tiga sekolah yang menjadi perwakilan HST untuk melihat secara langsung kesiapan masing-masing sekolah menghadapi penilaian tingkat provinsi.
Persiapan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat sebelum penilaian berlangsung.
Pemkab HST berharap keterlibatan tiga sekolah dalam penilaian tingkat provinsi tidak hanya berorientasi pada hasil akhir. Lebih jauh, program tersebut diharapkan mendorong semakin kuatnya budaya hidup bersih dan sehat di sekolah-sekolah di HST. (s3/iniberita).
