Turun Langsung, Saut Nathan Samosir Bongkar Kerusakan Infrastruktur hingga Kondisi Warga Tak Mampu saat Reses

oleh -1327 Dilihat
Teks foto. Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Barat, Saut Nathan Samosir, dalam pelaksanaan reses masa sidang I tahun 2026.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Komitmen menyerap aspirasi masyarakat tak hanya berhenti di forum pertemuan, dibuktikan langsung oleh anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Barat, Saut Nathan Samosir, dalam pelaksanaan reses masa sidang I tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, politisi dari PDI Perjuangan ini tidak hanya menerima usulan warga dalam bentuk dokumen dan selebaran aspirasi, namun juga turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi riil yang dikeluhkan masyarakat.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan dalam memastikan setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Mulai dari persoalan infrastruktur yang rusak hingga kondisi sosial warga kurang mampu menjadi fokus utama dalam peninjauan tersebut.

“Reses bukan sekadar mendengar, tapi juga memastikan langsung apa yang dirasakan masyarakat. Kita ingin melihat secara nyata kondisi di lapangan, apakah itu jalan rusak, drainase bermasalah, maupun kondisi warga yang membutuhkan perhatian,” ujar Saut di sela kegiatan.

Menurutnya, dengan turun langsung ke lokasi, dirinya dapat memperoleh gambaran utuh terkait permasalahan yang dihadapi masyarakat. Hal ini juga menjadi dasar penting dalam memperjuangkan usulan tersebut agar bisa masuk dalam program prioritas pemerintah daerah.

Tak hanya itu, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan kepercayaan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan tidak diabaikan. Bahkan, masyarakat bisa melihat secara langsung bagaimana proses perjuangan usulan tersebut dari tahap awal hingga diperjuangkan di tingkat kebijakan.

Dalam peninjauan tersebut, Saut turut didampingi oleh dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Kehadiran pihak teknis ini dinilai penting agar setiap permasalahan yang ditemukan dapat langsung diidentifikasi secara detail, sekaligus dicarikan solusi yang tepat.

Dengan adanya sinergi antara legislatif dan eksekutif di lapangan, berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat diharapkan dapat segera ditindaklanjuti secara konkret. Reses kali ini pun menjadi bukti bahwa fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi oleh anggota dewan tidak hanya bersifat formalitas, melainkan benar-benar dijalankan secara maksimal demi kepentingan masyarakat.(silvi/iniberita).