Banjarmasin Tancap Gas Bawa Kerajinan Lokal ke Pasar Global Lewat INACRAFT 2026

oleh -1350 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, JAKARTA – Pemerintah Kota Banjarmasin kian agresif memperkuat pembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mendorong produk kerajinan lokal menembus pasar nasional hingga internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam ajang Indonesia International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/2/2026).

Keseriusan Pemkot Banjarmasin terlihat dari kehadiran langsung Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, yang meninjau dan memastikan kesiapan stand Dekranasda Banjarmasin dalam pameran kerajinan tangan dan produk seni terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu yang paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.

INACRAFT 2026 secara resmi dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan turut dihadiri Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming Raka, Wakil Menteri UMKM, Wakil Menteri Kebudayaan, serta jajaran Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia.

Keikutsertaan Banjarmasin dalam pameran berskala internasional ini dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar, memperkuat branding kerajinan khas daerah, sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis bagi pelaku UMKM. Pemerintah daerah menargetkan produk lokal tidak hanya dikenal, tetapi juga mampu bersaing secara berkelanjutan di tingkat nasional dan global.

Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani menegaskan, bahwa INACRAFT menjadi medium efektif untuk mendorong peningkatan kualitas produk, memperkuat citra kerajinan daerah, serta memacu transformasi UMKM agar lebih adaptif terhadap tren, inovasi, dan kebutuhan pasar.

“Pameran internasional seperti INACRAFT memberi ruang bagi perajin lokal untuk belajar, berjejaring, dan meningkatkan daya saing produknya. Ini bagian dari upaya mendorong UMKM naik kelas,” ujarnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan komitmen menghadirkan dukungan berkelanjutan agar karya perajin lokal tidak sekadar tampil di etalase pameran, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. (silvi/iniberita)