APBD HST Terpangkas Rp220 Miliar, Musrenbang Batang Alai Utara 2027 Tegaskan Pembangunan Tetap Prioritas

oleh -1540 Dilihat
Teks foto. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Batang Alai Utara dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

INIBERITA.id, BARABAI – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Batang Alai Utara dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 resmi dibuka, Kamis (12/2/2026), di Aula Kecamatan Batang Alai Utara.

Forum tahunan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan usulan masyarakat benar-benar terakomodasi sesuai kebutuhan riil di lapangan, sekaligus menyelaraskan prioritas pembangunan di tengah kondisi penyesuaian anggaran daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Ainur Rafiq, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Wakil Ketua DPRD HST Tajudin bersama anggota DPRD HST Erwin Jecky Silalahi dan Hj. Laila Irnawati, S.Sos.I, Camat Batang Alai Utara Julianor Syahdini, Kapolsek Iptu Syawal Zupri Siregar, Danramil Kapten Czi Obet Subagiyo, perwakilan MUI dan KUA, para pembakal serta sekretaris desa se-Kecamatan Batang Alai Utara, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ainur Rafiq menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten HST yang berhalangan hadir. Bupati diketahui tengah melaksanakan ibadah umrah, sementara Wakil Bupati memiliki agenda kedinasan di luar daerah.

Ia kemudian membacakan sambutan resmi Bupati yang menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berjenjang.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Musrenbang merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Regulasi ini menjadi landasan penyusunan perencanaan pembangunan yang terintegrasi, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

Musrenbang, lanjutnya, bukan sekadar agenda rutin administratif, melainkan forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat, mengidentifikasi persoalan kewilayahan, serta merumuskan solusi yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Seluruh peserta didorong menyampaikan pandangan secara objektif, konstruktif, dan mengedepankan kepentingan bersama.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD HST Tajudin mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten HST mengalami penyesuaian anggaran sekitar Rp220 miliar dari target awal Rp2,5 triliun. Kondisi ini berdampak pada penjadwalan ulang sejumlah program pembangunan.

“Beberapa kegiatan mungkin harus ditunda, bukan dicoret. Kita berupaya semaksimal mungkin agar APBD ini tetap dapat dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Batang Alai Utara secara menyeluruh di 13 desa,” tegasnya.

Ia memastikan pembangunan jalan samping Jembatan Masjid Ilung arah Awang hingga Hilir tetap menjadi prioritas dan tidak akan tertunda. Sementara penguatan tebing di Ilung Pasar Lama terus diperjuangkan agar dapat direalisasikan pada Tahun Anggaran 2027.

Camat Batang Alai Utara, Julianor Syahdini, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh unsur yang terlibat dan menyatakan kesiapan masyarakat mendukung program pemerintah daerah.

“Kami masyarakat Batang Alai Utara sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah. Kami juga siap menyukseskan program Bapak Bupati. Mudah-mudahan apa yang kami usulkan di forum ini dapat terealisasi,” ujarnya.

Sejumlah aspirasi prioritas yang mengemuka dalam Musrenbang antara lain paving halaman kantor kecamatan, pembangunan pagar kompleks Kantor Camat yang disebut sebagai satu-satunya di Kabupaten HST yang belum memiliki pagar, serta pengaspalan jalan akses kecamatan yang kerap tergenang saat musim hujan.

Selanjutnya, forum akan memfokuskan pembahasan pada penyusunan daftar skala prioritas usulan yang menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan APBD Tahun 2027.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berharap setiap program yang disepakati mampu memberikan manfaat merata bagi masyarakat di 13 desa se-Kecamatan Batang Alai Utara, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera.(s3/iniberita).