INIBERITA.id, BARABAI – Sebanyak 109 usulan rencana pembangunan dari 18 desa mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Labuan Amas Selatan yang digelar di Rezstwo Cafe, Desa Sungai Rangas, Jumat (13/02/2026).
Forum tahunan ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan program prioritas desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Setiap desa menyampaikan usulan yang dibagi dalam tiga skala prioritas, guna memastikan kebutuhan mendesak masyarakat dapat diakomodasi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Camat Labuan Amas Selatan, Artha Nilvana Marpaung, menegaskan seluruh usulan telah melalui pembahasan bersama untuk disesuaikan dengan kewenangan serta tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.
“Semua usulan kita sinkronkan dengan arah kebijakan daerah agar pelaksanaannya lebih terarah, efektif, dan tidak keluar dari kewenangan masing-masing instansi,” ujarnya.
Dalam musyawarah tersebut, peserta juga menyepakati pengelompokan kegiatan berdasarkan kewenangan perangkat daerah terkait. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih program serta memastikan setiap usulan memiliki kejelasan jalur realisasi sesuai mekanisme yang berlaku.

Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, melalui Asisten Administrasi Umum Setda HST, Pajaruddin, menekankan pentingnya penyusunan program yang realistis dan terukur di tengah keterbatasan anggaran.
“Musrenbang ini harus melahirkan program prioritas yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap usulan tidak hanya bersifat normatif, tetapi memiliki indikator capaian yang jelas sehingga memudahkan proses penganggaran dan evaluasi di tingkat kabupaten.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Labuan Amas Selatan, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah semakin solid dalam mendorong pembangunan yang merata, terencana, dan berkelanjutan di wilayah Labuan Amas Selatan.(s3/iniberita).
