Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Pemko Banjarmasin Targetkan 185 Pasar Murah Sepanjang 2026

oleh -1377 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggelar Pasar Murah Ramadan sebagai langkah strategis untuk menekan inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (2/3/2026), dan disambut antusias warga setempat.

Mewakili Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR, Perekonomian Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani menjelaskan, bahwa sepanjang tahun 2026 Pemko menargetkan pelaksanaan pasar murah sebanyak 185 kali kegiatan. Target tersebut merupakan bentuk intervensi konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan pergerakan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah memberikan stimulan sekaligus treatment terhadap pergerakan harga. Inflasi saat ini memang cukup tinggi, namun bukan disebabkan oleh kenaikan harga sembako, melainkan karena lonjakan harga emas,” jelas Taufik saat diwawancarai.

Ia menegaskan, meski komoditas bahan pokok relatif terkendali, pemerintah tetap mengambil langkah antisipatif agar daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama menjelang momen besar keagamaan yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan Pasar Murah Forum BCSR ke-15 yang digelar oleh Pemko Banjarmasin bekerja sama dengan para mitra dunia usaha.

“Kita menyediakan sekitar 1.159 paket sembako untuk warga Banjarmasin Utara. Mulai tahun 2026 ini juga ada perubahan mekanisme pelaksanaan. Jika sebelumnya menggunakan sistem kupon melalui kelurahan, kini masyarakat cukup menunjukkan KTP Kota Banjarmasin. Namun program ini tidak berlaku bagi ASN, TNI, dan Polri,” ujar Tezar.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan pasar murah ini pemerintah memberikan subsidi harga paket sembako sebagaimana kesepakatan bersama Forum BCSR. Setiap paket mendapatkan subsidi sekitar Rp15.000.

“Jika harga normal di pasaran untuk 2 kilogram gula dan 2 liter minyak goreng sekitar Rp73.000, maka di pasar murah masyarakat cukup membayar sekitar Rp58.000. Ini bentuk komitmen kita membantu meringankan beban masyarakat,” tambahnya.

Melalui program ini, Pemko Banjarmasin berharap stabilitas harga tetap terjaga hingga Idul… Fitri, sekaligus memastikan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.(silvi/iniberita).