INIBERITA.id, BANJAR – Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati kawasan Kubah KH Syaifuddin Dzuhri di Jalan Keramat, Desa Tungkaran, Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (28/3/2026) malam, dalam rangka peringatan haul ke-2 ulama kharismatik KH Syaifuddin Dzuhri bin KH Abdurrahman atau yang dikenal, sebagai Abah Guru Banjar Indah.
Peringatan haul tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Hasnuryadi Sulaiman. Kehadirannya di tengah lautan jamaah disambut hangat dan penuh antusias, oleh masyarakat yang telah memadati lokasi sejak sore hari.
Kehadiran orang nomor dua di Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan itu, menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah, terhadap kegiatan keagamaan yang telah menjadi tradisi kuat di tengah masyarakat Banua, khususnya dalam menjaga dan menghormati warisan para ulama.
Selain sebagai momentum mengenang jasa dan keteladanan ulama, kegiatan haul juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Almarhum KH Syaifuddin Dzuhri bin KH Abdurrahman, dikenal sebagai pendiri Majelis Ta’lim Bani Isma’il di Banjar Indah, Banjarmasin. Ia lahir di Dalam Pagar, Martapura, pada 20 Oktober 1952 dan wafat pada Minggu, 27 Ramadan 1445 Hijriah atau bertepatan dengan 7 April 2024, dalam usia 71 tahun.
Dalam perjalanan dakwahnya, Abah Guru Banjar Indah dikenal memiliki silsilah keilmuan yang kuat. Ia merupakan keturunan dari Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan pernah menimba ilmu langsung, dari sejumlah ulama besar Kalimantan Selatan, di antaranya KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) serta KH Muhammad Syarwani Abdan.
Selain aktif berdakwah di tengah masyarakat, almarhum juga pernah mengabdi, sebagai tenaga pengajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura. Ia juga memiliki hubungan kekeluargaan, dengan sejumlah ulama terkemuka di daerah ini, seperti almarhum Guru Irsyad Zien Dalam Pagar dan almarhum Tuan Guru Anang Djazouly Seman Martapura.
Rangkaian acara haul berlangsung khidmat dan penuh keberkahan. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Ali bin Abdullah Alaydrus, serta pembacaan zikir, tahlil dan lantunan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang diikuti secara khusyuk oleh seluruh jamaah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, para habaib, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang datang untuk mengenang jasa dan perjuangan dakwah almarhum.
Peringatan haul ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi bukti kecintaan masyarakat Banjar terhadap ulama yang telah berjasa besar dalam penyebaran dan penguatan ajaran Islam di Kalimantan Selatan. (adv/iniberita)
