Reses DPRD Banjarmasin Gusti Yuli Rahman, Pemutusan BPJS Masyarakat Minta Solusi 

oleh -1402 Dilihat
Teks foto.Kegiatan reses Anggota DPRD Kota Banjarmasin Gusti Yuli Rahman, dari Fraksi Partai Demokrat, di Kelurahan Kuin Selatan berlangsung dinamis dan sarat aspirasi masyarakat.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Kegiatan reses Anggota DPRD Kota Banjarmasin Gusti Yuli Rahman, dari Fraksi Partai Demokrat, di Kelurahan Kuin Selatan berlangsung dinamis dan sarat aspirasi masyarakat. Reses masa sidang I tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan konstituen, tetapi juga membuka ruang luas bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung. Jumat (4/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat, mulai dari kebutuhan perbaikan infrastruktur lingkungan, peningkatan kualitas layanan pendidikan, hingga persoalan sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota. Warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah terhadap kondisi jalan lingkungan, drainase, serta fasilitas umum yang dinilai masih belum memadai.

Namun, dari berbagai aspirasi yang mengemuka, persoalan terkait layanan BPJS Kesehatan menjadi sorotan utama dan memicu keresahan warga. Sejumlah masyarakat mengeluhkan adanya pemutusan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu yang sebelumnya mendapatkan bantuan dari pemerintah kota.

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh warga yang merasa terdampak, terutama mereka yang sangat bergantung pada jaminan kesehatan tersebut untuk mendapatkan layanan medis. Mereka mengaku kesulitan ketika harus berobat karena tidak lagi tercover dalam program BPJS yang sebelumnya aktif.

“Dulu kami masih bisa berobat gratis, sekarang harus bayar sendiri karena BPJS kami tidak aktif lagi. Kami sangat berharap ini bisa diperjuangkan,” ungkap salah satu warga dalam forum reses tersebut.

Menanggapi hal ini, Gusti Yuli Rahman menyatakan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota Banjarmasin. Ia menegaskan bahwa persoalan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu merupakan hal krusial yang tidak boleh diabaikan.

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Aspirasi masyarakat terkait BPJS ini akan kami bawa dalam pembahasan di DPRD agar bisa dicarikan solusi terbaik. Jangan sampai masyarakat kecil justru kesulitan mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi secara langsung dan memastikan kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berpihak kepada masyarakat.

Menurut Yuli panggilanya, kegiatan reses ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah kota, dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Warga pun berharap hasil dari pertemuan tersebut tidak berhenti pada sebatas penampungan aspirasi, tetapi benar-benar ditindaklanjuti, dengan kebijakan konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat.(benk/iniberita).