Bupati HST Jemput Bola ke Kementerian PU, Usulkan Jalan, Bendungan hingga Pengendalian Banjir

oleh -1462 Dilihat
Teks foto. Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal bersama sejumlah kepala daerah melakukan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia.

INIBERITA.id, JAKARTA – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal bersama sejumlah kepala daerah melakukan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia di Jalan Pattimura No.20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Samsul Rizal menyampaikan langsung berbagai kebutuhan prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, mulai dari peningkatan jalan, pembangunan jembatan, pengendalian banjir hingga pengembangan irigasi pertanian.

Bupati HST mengawali penyampaiannya dengan mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kementerian PU RI yang telah menerima audiensi pemerintah daerah.

Menurut Samsul Rizal, Kabupaten Hulu Sungai Tengah hingga kini masih menghadapi berbagai persoalan infrastruktur, khususnya pada sektor jalan dan pengendalian banjir. Sementara kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) HST dinilai masih sangat terbatas untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan pembangunan.

“Kalau hanya mengandalkan APBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, tentu tidak akan mampu untuk memperbaiki seluruh ruas jalan yang ada. Bahkan apabila seluruh anggaran difokuskan untuk perbaikan jalan, tetap saja tidak akan mencukupi. Karena itu salah satu tujuan kami datang ke Kementerian PU adalah memohon dukungan dan bantuan pembangunan infrastruktur,” ujar Samsul Rizal.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang selama ini telah membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten HST.

Salah satunya pembangunan Jalan Lingkar Kapar–Walangsi yang saat ini sudah mulai terbangun meskipun pengerjaannya belum selesai sepenuhnya. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan pemantauan langsung ke lapangan agar proses pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan.

Selain itu, pada tahun sebelumnya Kabupaten HST juga memperoleh bantuan pembangunan ruas Jalan Paku Belanti. Meski baru terealisasi sebagian, proyek tersebut kini telah selesai dikerjakan.

Dalam audiensi tersebut, Bupati HST kembali mengusulkan sejumlah program prioritas kepada Kementerian PU RI. Di antaranya kelanjutan pembangunan ruas Jalan Paku Belanti beserta pembangunan jembatannya guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

Tak hanya itu, Pemkab HST juga mengusulkan pembangunan Folder Selian yang dinilai sangat strategis untuk pengendalian banjir sekaligus mendukung pembukaan dan pengembangan lahan pertanian baru di wilayah Hulu Sungai Tengah.

Samsul Rizal juga menyoroti progres Bendung Batang Alai. Ia menjelaskan, pembangunan saluran sekunder saat ini masih terkendala proses pembebasan lahan yang terus dilakukan pemerintah daerah.

Apabila saluran sekunder tersebut dapat direalisasikan, maka bendung tersebut diperkirakan mampu mengairi sekitar seperempat lahan pertanian di Kabupaten HST dengan cakupan mencapai 25.771 hektare.

Selain sektor pertanian dan pengendalian banjir, Pemkab HST juga mengusulkan pembangunan ruas Jalan Sungai Buluh–Mantaas yang nantinya diharapkan dapat membuka konektivitas menuju Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Dalam kesempatan itu, Samsul Rizal turut menyampaikan kondisi Sungai Barabai dan Sungai Batang Alai yang saat ini mengalami pendangkalan cukup serius.

Menurutnya, pengerukan sungai sangat diperlukan karena akan membantu memperlancar aliran air sekaligus memperkuat upaya pengendalian dan penanggulangan banjir di wilayah Hulu Sungai Tengah.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut agar pembangunan infrastruktur di Hulu Sungai Tengah dapat berjalan maksimal dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (s3/iniberita).