INIBERITA.id, JAKARTA – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jabodetabek yang digelar di Kraton Majapahit, Minggu (10/5/2026).
Kehadiran orang nomor satu di lembaga legislatif Kalsel tersebut didampingi sebanyak 26 anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran rombongan legislatif ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya mempererat tali persaudaraan masyarakat Banjar yang menetap di perantauan, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan. Ratusan warga Banjar dari berbagai daerah tampak memadati lokasi acara untuk bersilaturahmi, saling bermaafan, sekaligus melepas rindu dengan suasana khas Banua yang jarang ditemui di ibu kota.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Selatan periode 2016–2024 sekaligus Ketua KBB Sedunia, Sahbirin Noor. Kehadirannya menambah semarak acara yang menjadi momentum memperkuat ikatan emosional masyarakat Banjar di luar daerah.
Tidak hanya menjadi ajang halal bihalal, kegiatan juga diramaikan dengan puluhan stan kuliner dan cinderamata khas Banjar. Beragam makanan tradisional hingga produk kerajinan daerah disajikan, menghadirkan suasana kampung halaman di tengah hiruk pikuk Jakarta.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK menyampaikan apresiasi atas konsistensi KBB Jabodetabek dalam menjaga persatuan dan melestarikan budaya Banjar di perantauan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting, bukan hanya sebagai sarana silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat identitas budaya dan rasa kebersamaan antarwarga Banjar.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan urang Banjar dimanapun berada. Kita berharap kekeluargaan dan budaya Banjar tetap terpelihara serta terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan KBB Jabodetabek dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi wadah pemersatu masyarakat Banjar di berbagai daerah. Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memperkenalkan kekayaan budaya, tradisi, dan kuliner Kalimantan Selatan kepada masyarakat luas.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan hiburan bernuansa Banjar yang semakin menambah kehangatan suasana halal bihalal warga Banua di perantauan.(sop/iniberita)





