INIBERITA.id, BARABAI – Desa Banua Asam, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), berhasil menembus enam besar Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Prestasi tersebut dibuktikan, melalui penilaian dan verifikasi lapangan yang dilaksanakan, pada Rabu (8/7/2026).
Keberhasilan Desa Banua Asam dinilai tidak hanya sebatas pencapaian dalam perlombaan, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Dari total 279 rumah di desa tersebut, sebanyak 175 rumah atau sekitar 63 persen, telah memanfaatkan pekarangan, sebagai lumbung hidup dengan menanam berbagai tanaman pangan dan tanaman obat keluarga (TOGA) yang mencapai 41 jenis.
Selain itu, warga juga aktif mengelola Bank Sampah Usaha yang mengolah limbah plastik menjadi produk ecobrick, berupa kursi dan meja yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Ketua Bidang III Ketahanan Pangan TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Nur Sofia mengatakan, Program Aku Hatinya PKK bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan gerakan nyata dalam memberdayakan keluarga melalui optimalisasi pekarangan rumah.

“Pekarangan rumah warga tidak hanya terlihat asri dan indah, tetapi juga bernilai ekonomis yang dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan tersebut juga berkontribusi terhadap pemenuhan gizi keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
Sementara itu, mewakili Ketua TP PKK Kabupaten HST Ny Deni Era Samsul Rizal, Ketua Bidang I TP PKK HST Nikmatul Izati Gusti Rosyadi menyampaikan, bahwa Desa Banua Asam sebelumnya berhasil meraih Juara I Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Kabupaten HST Tahun 2025, sehingga berhak mewakili daerah pada kompetisi tingkat provinsi tahun ini.
Ia berharap semangat masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah terus berlanjut dan tidak berhenti setelah proses penilaian selesai, sehingga manfaatnya terhadap ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas penilaian dan verifikasi, tetapi juga disertai pelatihan bagi desa agar terus berkembang dan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat,” katanya.
Verifikasi lapangan turut dihadiri jajaran TP PKK Kecamatan Pandawan, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten HST, para kepala desa se-Kecamatan Pandawan, tokoh masyarakat, kader PKK, serta warga Desa Banua Asam yang antusias menyambut tim penilai.(s3/iniberita).
