HST Siapkan Duta Genre untuk Perangi Pernikahan Dini dan Tingginya Angka Perceraian

oleh -1459 Dilihat
Teks foto. Bupati Hulu Sungai Tengah Samsul Rizal,

INIBERITA.id, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) 2026 di Pendopo Bupati, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka pernikahan dini, perceraian, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

Ajang tersebut diikuti perwakilan dari 11 kecamatan. Masing-masing kecamatan mengirimkan sepasang peserta putra dan putri. Namun, satu peserta putra dari Kecamatan Hantakan berhalangan hadir karena mengikuti Kejuaraan Nasional Karate di Jakarta, sehingga jumlah peserta yang tampil sebanyak 21 orang.

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB PPPA) HST, H. Syahbidin, mengatakan program Genre bertujuan membentuk generasi muda yang mampu merencanakan masa depan secara matang, mulai dari pendidikan, karier hingga kehidupan berkeluarga.

“Melalui program ini kami ingin remaja memiliki perencanaan hidup yang jelas. Mereka harus siap secara pendidikan, ekonomi, maupun mental sebelum membangun rumah tangga,” ujarnya.

Syahbidin mengungkapkan, pemerintah daerah selama ini juga berupaya menekan pernikahan usia anak dengan menolak sebagian besar permohonan dispensasi nikah bagi pasangan di bawah usia 19 tahun. Setiap tahun, jumlah pengajuan dispensasi tersebut rata-rata mencapai sekitar 50 kasus.

“Kebijakan ini dilakukan agar anak-anak memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal. Apalagi angka perceraian di Hulu Sungai Tengah masih tergolong tinggi,” katanya.

Menurutnya, para Duta Genre nantinya diharapkan mampu menjadi penyuluh sebaya yang aktif mengedukasi teman-teman mereka tentang pentingnya menghindari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta berperan dalam upaya pencegahan stunting yang kini angkanya di HST telah berada di bawah rata-rata nasional maupun Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, menegaskan bahwa Pemilihan Duta Genre bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah melahirkan generasi muda yang mampu memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat.

“Remaja saat ini menghadapi tantangan besar akibat derasnya arus informasi dan pergaulan. Duta Genre harus menjadi teladan, mampu merangkul teman-temannya, serta menjadi sosok yang didengar dan dipercaya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental, tanggung jawab, dan kematangan sebelum memutuskan membangun rumah tangga.

“Rencanakan masa depan dengan baik, jaga kesehatan, jauhi hal-hal yang merusak diri, dan ketika waktunya tiba, bangunlah keluarga dengan kesiapan serta kedewasaan yang cukup,” pesannya.

Bupati kemudian secara resmi membuka Pemilihan Duta Genre Berencana 2026 dan mengajak seluruh peserta berkompetisi secara sehat serta menjadikan ajang tersebut sebagai pengalaman berharga untuk mengembangkan kapasitas diri.

Di kesempatan yang sama, Duta Genre HST 2025, Akhmad Fauzi, mengapresiasi antusiasme peserta yang berasal dari berbagai kecamatan, mulai dari Haruyan hingga Batang Alai.

“Setiap peserta membawa potensi, karakter, dan keunggulan daerahnya masing-masing. Ini membuktikan bahwa generasi muda Hulu Sungai Tengah memiliki kualitas yang luar biasa,” ujarnya.

Ia berharap Duta Genre yang terpilih mampu menjadi inspirasi bagi remaja HST agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, produktif, mandiri, serta mampu mengajak teman-teman sebayanya menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan.(s3/iniberita).