Fathul Jannah Gaungkan Kebaya dan Sasirangan, Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya

oleh -922 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin, menggaungkan pentingnya pelestarian kebaya dan kain sasirangan sebagai warisan budaya yang harus terus dijaga sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif daerah.

Pesan itu disampaikannya saat membuka Seminar Peringatan Hari Kebaya Nasional ke-3 Tahun 2026 di Hotel Roditha, Banjarmasin, Selasa (21/7/21026). Mengenakan kebaya biru tua yang dipadukan dengan kain sasirangan khas Banua, Fathul Jannah menegaskan kebaya bukan sekadar pakaian, tetapi simbol identitas, keanggunan, dan jati diri perempuan Indonesia.

Menurutnya, momentum Hari Kebaya Nasional harus dimanfaatkan untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa. Di Kalimantan Selatan, perpaduan kebaya dan sasirangan menjadi identitas daerah yang wajib dilestarikan di tengah perkembangan zaman.

“Kebaya harus terus hidup dalam keseharian masyarakat, terutama generasi muda. Selain melestarikan budaya, kebaya dan sasirangan juga mampu menggerakkan UMKM di sektor fesyen dan kriya,” ujarnya.

Ia menegaskan TP PKK bersama Dekranasda Kalsel akan terus mendorong pembinaan, promosi, dan pemberdayaan para perajin agar produk lokal semakin berkembang dan berdaya saing.

Seminar yang digelar TP PKK Kalsel, Dekranasda, dan DP3AKB Kalsel itu diikuti organisasi perempuan se-Kalimantan Selatan. Kegiatan juga diisi seminar, fashion show kebaya dan sasirangan, serta edukasi tentang pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap lestari dan dicintai lintas generasi.(adv/iniberita).