Gotong Royong Wujudkan Sila Ketiga, Wakil Ketua DPRD Kalsel Kartoyo Bantu Perbaikan Rumah Warga HSS

oleh -1360 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, HULU SUNGAI SELATAN — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H Kartoyo, mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai Sila Ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia, melalui aksi nyata gotong royong membantu perbaikan rumah warga di RT 2 Desa Hamawang Kiri, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat (20/2/2026).

Dalam kunjungannya, Kartoyo bersama perangkat desa meninjau langsung kondisi rumah milik Majidi yang dinilai sudah tidak layak huni. Bagian atap dan dinding rumah tampak mengalami kerusakan, sehingga membahayakan keselamatan penghuni.

Kartoyo menegaskan, pengamalan nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara teoritis, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Hari ini kita mengambil satu kesimpulan, bahwa nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila Ketiga Persatuan Indonesia, harus kita aplikasikan melalui gotong royong perbaikan rumah warga di RT 2 Desa Hamawang Kiri ini,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan tersebut, rumah Majidi dinilai layak mendapatkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Ia menjelaskan, sebelumnya pengajuan bantuan telah dilakukan melalui pemerintah desa hingga ke tingkat kabupaten, namun hingga kini belum terealisasi.

“Karena tidak kunjung mendapatkan bantuan, maka ada langkah lanjutan. Tadi Majidi meminta rekomendasi dari kabupaten untuk kita ajukan ke Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi, karena ini termasuk kategori RTLH. Kalau memang belum juga bisa terealisasi, maka gotong royong menjadi jalan terakhir. Intinya, masyarakat tetap harus kita bantu,” tegasnya.

Kartoyo juga menyebut, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting agar persoalan sosial seperti rumah tidak layak huni dapat segera teratasi. Ia berharap, proses pengajuan bantuan dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Sementara itu, Majidi mengungkapkan dirinya telah mengajukan bantuan perbaikan rumah sejak tahun 2016. Ia bahkan sempat dijanjikan akan menerima bantuan pada 2017, namun hingga 2026 belum juga terealisasi.

“Sudah dari tahun 2016 mengajukan, katanya tahun 2017 dapat, tapi sampai sekarang belum juga. Mudah-mudahan dari pertemuan ini ada hikmahnya bagi ulun dan keluarga,” harapnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat semakin menguat. Aksi gotong royong ini menjadi cerminan nyata nilai Persatuan Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menunjukkan bahwa solidaritas sosial tetap menjadi kekuatan utama dalam membantu warga yang membutuhkan.(sop/iniberita).