INIBERITA.id, BARABAI – Upaya Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat melalui pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) mulai menunjukkan hasil nyata. Ribuan titik lampu jalan kini telah menerangi berbagai wilayah di Bumi Murakata, sehingga membuat warga merasa lebih aman saat beraktivitas, terutama pada malam hari.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan HST, sebanyak 1.256 titik PJU telah direalisasikan sepanjang tahun 2025 dan tersebar di seluruh kecamatan. Program tersebut akan terus berlanjut pada tahun 2026 dengan penambahan sekitar 1.000 titik PJU baru sesuai arahan Bupati HST, Samsul Rizal.
Salah seorang pengguna jalan, Windri, mengaku merasakan langsung manfaat dari keberadaan lampu jalan yang kini menerangi ruas jalan Desa Aluan menuju Kahakan.
“Alhamdulillah, lampu jalan sudah semakin terang. Jadi tidak takut lagi saat melintas di wilayah Desa Aluan menuju Kahakan,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, keberadaan PJU sangat penting untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas, mencegah potensi tindak kriminalitas, serta mendukung mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas ekonomi dan sosial.
Manfaat serupa juga dirasakan warga Desa Kapar. Aditya, salah seorang warga setempat, mengatakan ruas Jalan Lingkar Kapar–Walangsi kini jauh lebih terang dibanding sebelumnya.
“Warga jadi lebih mudah melewati jalan bypass menuju desa-desa sekitar. Para sopir lintas daerah juga semakin ramai melintas dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan HST, Azmi Hamidi, menjelaskan pihaknya saat ini tengah menyusun perencanaan pemasangan tambahan 1.000 titik PJU pada tahun 2026.
“Rencananya pemasangan akan dilakukan secara bertahap dan menyasar seluruh kecamatan di HST, terutama ruas jalan penghubung antar-kecamatan yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Azmi menambahkan, lampu yang akan dipasang menggunakan teknologi LED yang lebih hemat energi dan memiliki tingkat pencahayaan yang lebih baik. Program tersebut dianggarkan sekitar Rp2 miliar dan ditargetkan selesai sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026.
Menurutnya, program penambahan PJU secara masif merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten HST dalam mewujudkan tagline “HST Menyala”, sehingga seluruh wilayah Bumi Murakata semakin terang, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Selain melalui APBD, percepatan pembangunan infrastruktur penerangan dan jalan juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Bupati Samsul Rizal bersama DPRD HST berkolaborasi dengan Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqi Nizamy Karsayuda (MRK), untuk memperjuangkan bantuan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum RI.
Salah satu hasilnya adalah dukungan dana untuk penyelesaian Jalan Lingkar Walangsi–Kapar beserta fasilitas penerangan jalannya.
“Saat ini penyelesaian jalan lingkar tersebut sudah berproses dan nantinya segera dapat dinikmati masyarakat,” kata Azmi.
Sesuai informasi dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU RI, proyek penyelesaian jalan lingkar tersebut mendapat dukungan anggaran sekitar Rp138 miliar, sementara pembangunan PJU di kawasan tersebut dialokasikan sekitar Rp3 miliar.
“Ini menjadi bukti kuat sinergi antara Pemkab HST, DPRD HST, pemerintah pusat, serta putra daerah yang berada di tingkat nasional untuk bersama-sama membangun Kabupaten Hulu Sungai Tengah ke arah yang lebih maju dan lebih baik,” pungkasnya. (s3/iniberita).
