HST Tancap Gas Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Senjata Utama Dongkrak Daya Saing Daerah

oleh -1432 Dilihat
Teks foto. Bupati HST yang dibacakan Asisten I Setda, Ainur Rafiq

INIBERITA.id, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan dengan program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik), Senin (20/4/2026).

Langkah ini menandai keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi data sebagai basis utama perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan.

Pencanangan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi besar untuk menghadirkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai pijakan pembangunan daerah yang lebih terarah.

Dalam sambutannya, Bupati HST yang dibacakan Asisten I Setda, Ainur Rafiq, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada Mei hingga Agustus mendatang memiliki peran krusial dalam memotret kondisi riil dunia usaha di daerah.

“Melalui sensus ini, kita akan memperoleh gambaran utuh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga usaha besar. Data ini menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, inklusif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menekankan, kualitas hasil sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, khususnya para pelaku usaha.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menerima petugas Badan Pusat Statistik (BPS) serta memberikan informasi yang jujur, lengkap, dan akurat.

“Keberhasilan sensus bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau BPS, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Keterbukaan informasi menjadi faktor penentu,” tegasnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya peran perangkat daerah hingga ke tingkat desa dan kelurahan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan sensus. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar data yang dihasilkan benar-benar valid dan mampu menggambarkan kondisi di lapangan secara menyeluruh.

Sejalan dengan pelaksanaan sensus, Pemkab HST turut mencanangkan program Kelurahan Cantik yang difokuskan pada penguatan tata kelola data di tingkat lokal.

Program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pemerintahan berbasis data yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

“Data nasional yang kuat berawal dari data di tingkat bawah. Melalui Kelurahan Cantik, kita ingin memastikan setiap kelurahan memiliki kapasitas dalam mengelola dan memanfaatkan data secara optimal,” lanjutnya.

Program ini juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembentukan agen statistik di tingkat kelurahan. Para agen tersebut akan berperan dalam mengidentifikasi potensi dan permasalahan wilayah secara mandiri, sekaligus mendorong pengembangan sistem informasi kelurahan yang lebih terintegrasi dan mutakhir.

Pemerintah Kabupaten HST pun menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bergerak cepat, memperkuat koordinasi, dan memberikan dukungan penuh demi memastikan program ini berjalan efektif dan menghasilkan output yang konkret.

Dengan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Kelurahan Cantik ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin solid, sehingga mampu mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang maju, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap visi besar Indonesia Emas 2045. (s3/iniberita).