Lapsus DPRD Banjarmasin, Lima Abad Banjarmasin Tanpa Pesta, Paripurna Istimewa Digelar dalam Suasana Duka

oleh -753 Dilihat
Teks foto. Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin dalam peringatan HUT Kota Banjarmasin ke 500 tahun dengan sederhana.

INIBERITA.id,BANJARMASIN –Genap berusia lima abad, Kota Banjarmasin memperingati Hari Jadi ke-500 dengan suasana berbeda. Tanpa kemeriahan berlebihan, peringatan hari bersejarah tersebut dikemas sederhana melalui Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin, Kamis (24/9/2026).

Rapat paripurna mengusung tema “Lima Abad Kami Kawa Gawi Sabumi, Banjarmasin Maju Sejahtera”. Tema tersebut menjadi penegasan semangat kebersamaan antara pemerintah, DPRD, dan seluruh masyarakat dalam melanjutkan pembangunan Kota Banjarmasin.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri dan dihadiri Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, kepala SKPD, serta jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin.

Sebelum rapat paripurna digelar, rangkaian peringatan diawali dengan ziarah bersama ke makam Sultan Suriansyah. DPRD bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dan jajaran mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus refleksi atas perjalanan panjang sejarah Banjarmasin.

Di dalam rapat paripurna, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini membacakan sejarah berdirinya Kota Banjarmasin.

Pembacaan sejarah itu menjadi pengingat bahwa perjalanan Banjarmasin selama lima abad tidak terlepas dari perjuangan, perubahan, serta kontribusi berbagai generasi yang membangun kota hingga mencapai usia 500 tahun.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri mengatakan, lima abad Banjarmasin bukan sekadar angka dan seremoni. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan kota sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Lima abad ini merupakan perjalanan yang sangat panjang. Tentu banyak sejarah, perjuangan dan capaian yang telah dilalui. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga Banjarmasin dan melanjutkan pembangunan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Rikval.

Menurutnya, semangat kawa gawi sabumi harus diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen daerah. Pemerintah dan DPRD, kata dia, memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami di DPRD bersama pemerintah kota ingin terus memperkuat sinergi. Semangatnya adalah kawa gawi sabumi, bekerja bersama-sama, sehingga pembangunan benar-benar memberikan manfaat dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Banjarmasin,” ucapnya.

Namun, peringatan lima abad Banjarmasin tahun ini berlangsung dalam suasana yang tidak sepenuhnya penuh suka cita. Di tengah momentum bersejarah tersebut, masyarakat masih diselimuti duka atas musibah KM Virgo Transport 8.

Rikval mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pelaksanaan peringatan Hari Jadi ke-500 dikemas secara sederhana.

“Di tengah peringatan lima abad ini, kita juga masih berduka atas musibah KM Virgo Transport 8. Karena itu, kita ingin menjadikan momentum ini sebagai ruang untuk bersama-sama mendoakan para korban dan keluarga yang masih menunggu kabar orang-orang yang mereka cintai,” tuturnya.

Doa bersama dalam rapat paripurna tidak hanya ditujukan bagi para korban dan keluarga yang terdampak musibah KM Virgo Transport 8. Doa juga dipanjatkan agar proses pencarian dan penanganan musibah diberikan kelancaran serta seluruh pihak yang terlibat diberikan kekuatan.

Perhatian juga diarahkan pada kondisi Kalimantan Selatan yang masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kemarau panjang di sejumlah wilayah.

Rikval menegaskan, kesederhanaan peringatan bukan berarti mengurangi makna lima abad perjalanan Banjarmasin. Justru, menurutnya, momentum tersebut harus diisi dengan refleksi dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR mengatakan usia 500 tahun merupakan momentum penting bagi seluruh masyarakat untuk menengok perjalanan masa lalu sekaligus mempersiapkan Banjarmasin menghadapi masa depan.

“Lima abad ini bukan hanya tentang usia Kota Banjarmasin, tetapi juga tentang bagaimana kita meneruskan perjuangan para pendahulu dan memberikan yang terbaik untuk generasi yang akan datang,” kata Yamin.

Ia menegaskan, pemerintah kota bersama DPRD akan terus mengarahkan pembangunan pada peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kita Banjarmasin ke depan semakin maju, semakin sejahtera, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, dan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Yamin juga mengajak seluruh elemen masyarakat menghidupkan semangat kawa gawi sabumi dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin semangat kawa gawi sabumi ini tidak hanya menjadi tema, tetapi menjadi semangat dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah, DPRD, dunia usaha dan seluruh masyarakat harus bersama-sama membangun Banjarmasin,” ucapnya.

Peringatan Hari Jadi ke-500 Banjarmasin tahun ini memang tidak diwarnai berbagai kegiatan hiburan dan kemeriahan seperti momentum hari jadi pada umumnya. Pemerintah Kota Banjarmasin memilih meniadakan kegiatan perayaan yang bersifat hiburan, seiring suasana duka akibat musibah yang terjadi.

Rapat Paripurna Istimewa kemudian ditutup dengan doa bersama. Para peserta mendoakan keselamatan serta kelancaran seluruh proses pencarian dan penanganan korban KM Virgo Transport 8, sekaligus mendoakan keluarga korban yang masih menanti kepastian.

Doa juga dipanjatkan agar Kalimantan Selatan segera terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kemarau panjang.

Lima abad Banjarmasin akhirnya tidak hanya menjadi catatan tentang panjangnya usia sebuah kota. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mengenang sejarah, menghormati para pendahulu, merawat kepedulian terhadap sesama, sekaligus meneguhkan kembali semangat bekerja bersama untuk masa depan Banjarmasin yang maju dan sejahtera.(tim/iniberita).