NasDem Kalsel Kecam Pemberitaan Tempo, Tempuh Jalur Dewan Pers dan Tuntut Permintaan Maaf

oleh -1453 Dilihat
Teks foto. Pengurus Partai NasDem Provinsi Kalimantan Selatan audiensi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan di Gedung PWI, Jalan Hidayatullah, Banjarmasin, terkait pemberitaan Majalah Tempo.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pengurus Partai NasDem Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan sikap tegas dengan mengecam pemberitaan Majalah Tempo edisi 13–16 April 2018 yang dinilai menyudutkan ketua partai serta institusi secara keseluruhan. Sikap tersebut disampaikan usai audiensi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan di Gedung PWI, Jalan Hidayatullah, Banjarmasin, Rabu (15/5/2026).

Wakil Ketua NasDem Kalsel, Kartoyo, mengungkapkan terdapat dua pokok keberatan utama. Pertama, isi pemberitaan yang dianggap menyerang pribadi Ketua DPW NasDem Kalsel, H. Surya Poloh. Kedua, dampak pemberitaan yang dinilai merugikan nama baik Partai NasDem sebagai lembaga politik.

“Kami mengecam pemberitaan tersebut dan mengharapkan adanya permintaan maaf dari Tempo. Ini merupakan sikap resmi Partai NasDem Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Kartoyo, didampingi Rinjani dan Wakil Ketua NasDem Kalsel, M. Zaini ZA.

Dalam kesempatan itu, M. Zaini ZA juga membacakan pernyataan sikap yang menegaskan bahwa pucuk pimpinan NasDem bukan sosok pragmatis, melainkan berjiwa nasionalis. Kartoyo menambahkan, NasDem Kalsel memiliki tanggung jawab moral sebagai representasi aspirasi masyarakat. Karena itu, langkah yang ditempuh tidak semata untuk kepentingan internal partai, tetapi juga demi menjaga marwah politik yang sehat di ruang publik.

Kepala Sekretariat NasDem Kalsel, Rinjani, menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut, ketua partai dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada Jumat (17/5/2026) untuk menyampaikan surat keberatan secara resmi ke Dewan Pers. Pengaduan tersebut akan ditempuh melalui mekanisme penyelesaian sengketa pers sesuai aturan yang berlaku.

“Apa yang kami sampaikan hari ini akan kami teruskan ke Dewan Pers Pusat. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari perbaikan bersama,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi ruang dialog konstruktif untuk membahas langkah-langkah ke depan, tidak hanya terkait persoalan pemberitaan, tetapi juga demi kepentingan pembangunan Kalimantan Selatan secara lebih luas.

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmi, mengapresiasi dialog yang berlangsung terbuka. Ia menyatakan siap meneruskan pernyataan sikap NasDem Kalsel saat dirinya berada di Jakarta.

“Saya kebetulan Jumat pagi akan ke Dewan Pers dan PWI Pusat. Nanti akan saya sampaikan surat pernyataan sikap dari Partai NasDem ke Dewan Pers,” kata Zainal.(benk/iniberita).