INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin (Disperdagin) menggelar kegiatan Bazar Pasar Murah 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Forum Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) dan berlangsung di Kecamatan Banjarmasin Timur, Jalan Manggis, Rabu (18/2/2026).
Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, menjelaskan bahwa bazar pasar murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.
“Program ini adalah upaya nyata untuk mengantisipasi lonjakan harga yang hampir selalu terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau,” ujar Tezar saat diwawancarai.
Dalam pelaksanaannya, Disperdagin menggandeng Forum BCSR sebagai donatur, Perum Bulog sebagai distributor bahan pokok, serta Baznas Banjarmasin sebagai mediator penyaluran. Sebanyak 44 perusahaan turut berpartisipasi dalam program sosial tersebut.
Di Kecamatan Banjarmasin Timur sendiri, disiapkan sebanyak 1.049 paket sembako. Setiap paket berisi gula pasir 2 kilogram dan minyak goreng 2 liter.
Secara keseluruhan, Pemkot Banjarmasin menyiapkan sekitar 16.000 paket untuk didistribusikan di seluruh wilayah kota selama Ramadan. Khusus di Banjarmasin Timur, paket ditebus dengan harga Rp73.000, kemudian mendapatkan subsidi dari Forum BCSR sebesar Rp15.000, sehingga masyarakat cukup membayar Rp58.000 per paket.
“Dari total 16 ribu paket yang dialokasikan untuk Pasar Murah tahun ini, 1.049 paket kami siapkan di sini. Dengan subsidi tersebut, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih terjangkau,” jelasnya.
Tezar menambahkan, kegiatan pasar murah ini akan digelar di lima kecamatan dan menjangkau 52 kelurahan se-Kota Banjarmasin sepanjang bulan Ramadan, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi daerah.(silvi/iniberita).
