Wakil Wali Kota Ananda Tekankan Pelayanan Bebas Maladministrasi, Pemkot Banjarmasin Gelar Workshop Budaya Pelayanan Prima 2026

oleh -1332 Dilihat
Teks foto.Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, secara resmi membuka kegiatan Workshop Budaya Pelayanan Prima di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2026.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, secara resmi membuka kegiatan Workshop Budaya Pelayanan Prima di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2026 sebagai langkah konkret memperkuat komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Seribu Sungai. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Nasa Banjarmasin, Rabu (18/2/2026).

Workshop ini turut dihadiri Asisten II Setdako Banjarmasin Taufik Rivani, Asisten III Setdako Banjarmasin Jefrie Fransyah, Kepala Bagian Organisasi Setdako Banjarmasin Eka Rahayu, serta jajaran kepala SKPD dan unit penyelenggara pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Ananda menegaskan bahwa pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, serta bebas dari praktik maladministrasi merupakan cerminan tata kelola pemerintahan yang baik dan profesional.

“Pelayanan publik yang berkualitas bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketepatan dan transparansi. Ini menjadi wajah pemerintah di mata masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan pelayanan bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan wujud tanggung jawab dan amanah kepada masyarakat,” jelasnya saat diwawancarai.

Ia menambahkan, komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam membenahi sistem pelayanan juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama Ombudsman RI pada 27 Januari 2026 lalu.

Kerja sama tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan dan memastikan pelayanan publik berjalan bersih, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Melalui workshop ini, seluruh perangkat daerah dan unit pelayanan publik diharapkan memiliki kesamaan pemahaman terkait standar pelayanan prima, sekaligus mampu menerapkannya secara konsisten di masing-masing instansi,” ujarnya.

Ananda juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang responsif dan solutif terhadap keluhan masyarakat.

Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat diraih apabila aparatur pemerintah mampu menghadirkan layanan yang humanis dan akuntabel.

Kegiatan workshop ini menjadi bagian dari agenda reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, sekaligus upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan publik demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani.(silvi/iniberita).