Penggabungan Dua Dinas Menjadi Disporbudpar Banjarmasin Dinilai Rancu

oleh -164 Dilihat
Wakil ketua komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Arupah Artif

INIBERITA.id, BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin dengan penggabungan dua dinas yaitu, Dinas Pariwisata Budaya dan Pemuda Olahraga menjadi Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Banjarmasin, dinilai sedikit rancu dan membingungkan.

Karena, dinas tersebut memiliki dua mitra kerja, di DPRD Banjarmasin, yakni bidang pariwisata budaya mitra kerja berada di komisi II, sedangkan bidang pemuda dan olahraga ada mitra kerjanya di Komisi IV.

“Sangat aneh begitu ada rapat LKPJ dinas tersebut, ada dua komisi mengundang. Namun hal itu bisa disesuaikan,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin H Arupah Arie, kepada wartawan.

Disisi lain kata Arupah, pihaknya telah memperjuangkan lapangan sepakbola di Banjarmasin Barat, hingga saat ini belum memiliki sarana olahraga untuk sepakbola.

“Alhamdulillah tahun ini dilakukan pembebasan lahan di Kelurahan Pelambuan untuk nantinya dijadikan lapangan sepakbola,”kata Politisi PPP Banjarmasin.

Dijelaskan Arufah, pihaknya menganggarkan Rp15 miliar untuk pembebasan lahan yang nantinya dijadikan lapangan sepakbola. Lebih jauh Arufah berharap, dengan dibangunnya lapangan sepakbola di Banjarmasin Barat.

Baca Juga :   "Catatan Ringan Sukhrowardi " Milad kota Banjarmasin ke-496 Penataan Infrastruktur, Kawasan Kumuh dan Komitmen Bersama

Mampu dimanfaatkan oleh masyarakat dan meningkatkan prestasi olahraga di Kalsel, “Tahun pembebasan, selanjutnya pembangunan,”jelasnya (benk/iniberita)