INIBERITA.id, BANJARMASIN – Persoalan infrastruktur lingkungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi aspirasi utama masyarakat Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Warga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan lingkungan dan jembatan, sekaligus membuka lebih banyak peluang pelatihan kerja bagi generasi muda.
Aspirasi tersebut mengemuka dalam kegiatan reses masa sidang III Tahun 2026 yang dilaksanakan Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Rahman Nanang Riduan S.H, di Jalan Rantauan Darat Nomor 8, RT 020, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Minggu (25/10/2026).
Dalam kegiatan penelaahan aspirasi masyarakat daerah pemilihan (dapil) Banjarmasin Selatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Perbaikan jalan lingkungan dan jembatan menjadi usulan yang kembali mengemuka karena berkaitan langsung dengan mobilitas serta kenyamanan masyarakat.
Rahman Nanang Riduan, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mengatakan, aspirasi mengenai pembangunan dan perbaikan infrastruktur masih mendominasi usulan warga dalam pelaksanaan reses kali ini.
Menurutnya, masyarakat Kelurahan Pekauman masih mengharapkan adanya perhatian terhadap kondisi jalan lingkungan dan jembatan yang membutuhkan perbaikan. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran aktivitas warga, baik untuk kepentingan sosial maupun kegiatan ekonomi.
“Pada reses kali ini, warga Kelurahan Pekauman masih mengusulkan perbaikan jalan lingkungan dan jembatan. Aspirasi tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan masyarakat kepada kami,” ungkap Nanang.
Ia menegaskan, kegiatan reses menjadi momentum bagi anggota legislatif untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihan. Melalui pertemuan tersebut, kebutuhan warga dapat dihimpun dan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga menaruh perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Rahman Nanang Riduan mengatakan, usulan mengenai pelatihan kerja menjadi salah satu aspirasi yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya, generasi muda membutuhkan bekal keterampilan dan kompetensi agar mampu bersaing ketika memasuki pasar kerja.
Hal ini menjadi penting karena kebutuhan perusahaan terhadap calon tenaga kerja tidak hanya berkaitan dengan tingkat pendidikan, tetapi juga kemampuan teknis, keterampilan, dan kesiapan dalam menjalankan pekerjaan.
Karena itu, program pelatihan kerja yang tepat sasaran diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda di Kota Banjarmasin.
“Selain infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan peningkatan SDM, terutama melalui pelatihan kerja bagi generasi muda. Mereka perlu dibekali keterampilan agar memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan,” jelasnya.
Ia menilai, peningkatan kompetensi tenaga kerja perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah diharapkan dapat mendorong program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri sehingga keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan ketika melamar pekerjaan.
Dengan demikian, pelatihan kerja tidak sekadar menjadi program peningkatan kapasitas, tetapi juga diharapkan mampu menjembatani kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja yang kompeten dengan keinginan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.
Rahman menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut akan dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku. Usulan warga, baik mengenai perbaikan infrastruktur maupun peningkatan kualitas SDM, akan menjadi bahan untuk mendorong perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
Ia berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai dengan skala prioritas, kemampuan anggaran, serta kewenangan instansi terkait.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas masyarakat agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia.
Perbaikan jalan lingkungan dan jembatan dibutuhkan untuk mendukung kelancaran aktivitas warga. Sementara itu, pelatihan kerja diharapkan dapat meningkatkan keterampilan generasi muda sehingga mereka memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memasuki dunia kerja.
“Semua usulan yang disampaikan masyarakat akan kami perjuangkan. Kami ingin aspirasi ini mendapat perhatian, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur dan kesempatan generasi muda untuk mendapatkan pekerjaan,” tegasnya.
Melalui reses masa sidang III Tahun 2026 ini, Rahman berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin. Ia juga mendorong agar aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada tahap pencatatan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui proses perencanaan dan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi masyarakat Kelurahan Pekauman, perbaikan infrastruktur lingkungan dan peningkatan akses pelatihan kerja menjadi dua kebutuhan yang diharapkan dapat memperoleh perhatian berkelanjutan. Keduanya dinilai penting untuk menunjang kenyamanan warga sekaligus membuka peluang bagi generasi muda dalam membangun masa depan yang lebih baik.(benk/iniberita)
