Reses Taufik Diserbu Keluhan Warga Kuin Utara: BPJS, Layanan Kesehatan hingga Jalan Rusak Mendesak Dibenahi

oleh -57 Dilihat
Teks foto. Anggota DPRD Banjarmasin Taufik menggelar reses pada masa sidang I tahun 2026.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Tumpukan persoalan klasik kembali mencuat ke permukaan saat Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Taufik, turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam masa sidang I tahun 2026. Bertempat di Jalan Kuin Utara RT 02 RW 01 Gang Al Mizan, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (5/4/2026), forum reses tersebut berubah menjadi ruang curhat warga yang selama ini merasa suaranya belum sepenuhnya terjawab.

Dalam pertemuan yang dihadiri puluhan warga itu, berbagai keluhan mengemuka secara lugas. Mulai dari persoalan BPJS yang dinilai masih menyulitkan masyarakat kecil, pelayanan kesehatan yang belum merata, hingga kondisi infrastruktur lingkungan yang memprihatinkan, khususnya jalan-jalan permukiman yang rusak dan membutuhkan perbaikan segera.

Warga mengungkapkan bahwa akses layanan kesehatan masih menjadi persoalan krusial. Tidak sedikit masyarakat yang mengaku kesulitan dalam proses administrasi BPJS, bahkan hingga keterbatasan fasilitas kesehatan yang memadai di wilayah mereka. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan, terutama bagi warga dengan ekonomi menengah ke bawah.

Di sisi lain, persoalan infrastruktur juga tak kalah mendesak. Jalan lingkungan yang rusak dinilai menghambat aktivitas warga sehari-hari, terutama saat musim hujan. Genangan air, jalan berlubang, hingga akses yang sempit menjadi keluhan yang berulang kali disampaikan dalam forum tersebut.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Taufik yang merupakan anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Komisi III menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan menjadi prioritas dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Ia menyebut, reses bukan sekadar formalitas, melainkan momentum penting untuk menangkap kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Apa yang disampaikan warga hari ini adalah gambaran nyata persoalan yang harus segera ditindaklanjuti. Ini akan kami kawal dan perjuangkan agar bisa direalisasikan melalui program pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Taufik menekankan bahwa dirinya siap mengawal setiap usulan hingga ke tahap realisasi. Ia berkomitmen untuk memastikan aspirasi warga tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak ingin aspirasi ini hanya menjadi catatan. Kami akan dorong agar bisa masuk dalam perencanaan dan dianggarkan, khususnya terkait perbaikan jalan lingkungan dan peningkatan pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Reses ini sekaligus menegaskan bahwa persoalan mendasar seperti kesehatan dan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi Pemerintah Kota Banjarmasin. Warga pun berharap, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi benar-benar mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan yang mereka hadapi selama ini.(benk/iniberita).